Kisah Misteri Kerajaan Sengguruh di Akhir Kejayaan Majapahit

Kamis, 11 Mei 2023 - 20:30 WIB
loading...
Kisah Misteri Kerajaan...
Kerajaan Sengguruh yang berada Malang pada abad 14-15 Masehi tercatat menjadi kerajaan terakhir bercorak Hindu saat meluasnya pengaruh Islam di Pulau Jawa. Foto/MPI/Avirista Midaada
A A A
KERAJAAN Sengguruh yang berada Malang pada abad 14-15 Masehi tercatat menjadi kerajaan terakhir bercorak Hindu saat meluasnya pengaruh Islam di Pulau Jawa. Kerajaan Sengguruh ini konon muncul saat kejayaan Kerajaan Majapahit mulai pudar.

Kerajaan Sengguruh ini muncul ketika masa pemerintahan Kerajaan Majapahit mulai berakhir. Saat itu konon Kerajaan Majapahit memang masih ada, namun ibukotanya tidak di Wilwatikta atau Trowulan dan dinasti yang berkuasa bukan lagi dinasti Raden Wijaya, melainkan dari Girindrawardhana.

Baca juga: Cerita Mistis Raja Pajang Sultan Hadiwijaya Dikalahkan Pasukan Gaib Mataram Pimpinan Panembahan Senopati

"Ketika Sengguruh ada kerajaannya (Kerajaan Majapahit) masih. Kerajaannya masih bernama Majapahit, tapi dinastinya berbeda, dinastinya Girindrawardana, tapi ibukotanya tidak lagi di Wilwatikta atau Trowulan itu, dinastinya juga tidak dinasti yang disebut keturunan Raden Wijaya," ungkap arkeolog sekaligus sejarawan Malang Mudzakir Dwi Cahyono.

Kerajaan Sengguruh belum pernah disebut menjadi kerajaan bawahan yang dikuasai oleh Kerajaan Majapahit. Kendati pada naskah kuno bernama Panji Margasemara yang ditulis sekitar masa kekuasaan Majapahit akhir disebutkan ada beberapa daerah di Malang seperti Gunung Gondomayet, Kagenengan, Singasari, Sangguruh, hingga Balekambang.

"Di era sebelum dinasti Girindrawardhana, kerajaan bawahan Majapahit di Malang hanya Tumapel dan Kabalan, Sengguruh tidak pernah disebut-sebut menjadi kekuasaan Majapahit, tidak di era-era dinasti Sangramawijaya. Kerajaan ini baru hadir di masa Majapahit akhir," tuturnya.

Namun kemungkinan Kerajaan Sengguruh ini didirikan oleh tokoh-tokoh dari dua kerajaan bawahan Majapahit di Malang yakni Tumapel dan Kabalan, Dwi Cahyono belum dapat memastikannya.

Baca juga: Ini Ramalan Ranggawarsita mengenai Pemimpin Indonesia, dari Bung Karno hingga yang Paling Ditunggu

Menariknya, salah satu raja di Kerajaan Sengguruh bernama Raden Pramana dikisahkan masih memiliki hubungan kekeluargaan dengan Kerajaan Majapahit.

"Jadi Kerajaan Sengguruh memang masih menjadi tanda tanya, dalam kaitan asal Majapahit sebelumnya yaitu Tumapel dan Kabalan, apakah ini relokasi dari pusat kekuasaan yang di sebelah utara, ada nagari Tumapel dan nagari Kabalan, baru dua nagari itu diintegrasikan menjadi Sengguruh, boleh dikatakan ini merupakan sisa-sisa dari kekuatan Hindu yang basisnya memang di Malang," jelas pengajar sejarah di Universitas Negeri Malang ini.

Apalagi sebelum era Kerajaan Sengguruh, Malang memiliki riwayat sejarah panjang terkait perjalanan kerajaan bernuansakan Hindu sejak zaman Kerajaan Kanjuruhan.

Selanjutnya bergeser Kerajaan Mataram era Mpu Sindok yang berpusat di Malang, Kerajaan Tumapel, dan dua kerajaan bawahan Majapahit yang berada di Malang.

"Jadi ini merupakan sejarah kerajaan-kerajaan yang ada di wilayah Malang, di wilayah Malang, bentuknya kancrit yang sisa dari perjalanan panjang didapati hadir di Sengguruh, yang kerajaannya disebut Kerajaan Sengguruh atau Tanjung Sengguruh," terangnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Pasukan Legiun...
Kisah Pasukan Legiun Mangkunegaran Mampu Menandingi Kekuatan Militer Eropa
Indonesia di Antara...
Indonesia di Antara Quantum Warfare dan Multipolaritas
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka: Dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Urgensi Indonesia Maritime...
Urgensi Indonesia Maritime Policy
Rekomendasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Berita Terkini
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved