AMIWB Minta Kades yang Cium Pipi Mahasiswi KKP di Wajo Dipecat
Rabu, 22 Juli 2020 - 15:02 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak ada alasan Pemkab Wajo untuk tidak menghentikan Abdul Karim, nama Kabupaten Wajo telah tercoreng atas perbuatan cabul yang dilakukan terhadap seorang mahasiswi," jelasnya
Baca juga: Tak Terima Pipinya Dicium Oknum Kades, Mahasiswi di Wajo Lapor Polisi
Tidak hanya pemecatan, proses hukum yang saat ini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian diminta harus terus berlanjut.
"Proses hukumnya harus tetap berlanjut, kami minta pihak Kepolisian bekerja secara profesional dan jangan ada main mata dengan Abdul Karim, saat ini kasus pelecehan seksual Kepala Desa Lempong tengah menjadi sorotan nasional, kami akan kawal," tegasnya
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Wajo, Mustafa yang turut serta menerima aspirasi AMIWB dan masyarakat Lempong menjelaskan, proses penyelidikan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan kepala Desa Lempong terhadap AP masih terus berlanjut.
Baca juga: Tak Terima Pipinya Dicium Oknum Kades, Mahasiswi di Wajo Lapor Polisi
Tidak hanya pemecatan, proses hukum yang saat ini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian diminta harus terus berlanjut.
"Proses hukumnya harus tetap berlanjut, kami minta pihak Kepolisian bekerja secara profesional dan jangan ada main mata dengan Abdul Karim, saat ini kasus pelecehan seksual Kepala Desa Lempong tengah menjadi sorotan nasional, kami akan kawal," tegasnya
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Wajo, Mustafa yang turut serta menerima aspirasi AMIWB dan masyarakat Lempong menjelaskan, proses penyelidikan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan kepala Desa Lempong terhadap AP masih terus berlanjut.
Lihat Juga :