Pembangunan Tol Jogja-Bawen, Menteri Hadi: Ganti Untung, Bukan Ganti Rugi Ya
Rabu, 10 Mei 2023 - 18:07 WIB
loading...
Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto dan Wamen ATR/BPN, Raja Juli Antoni menyerahkan uang ganti pengadaan tanah kepada perwakilan tiga orang penerima di Semarang. Foto/Istimewa
A
A
A
YOGYAKARTA - Salah satu proyek yang sedang dikebut pembangunannya oleh Pemerintah adalah jalan Tol Jogja-Bawen. Jalan tol yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas dan mengurai kemacetan di Jawa Tengah (Jateng) dan Yogyakarta.
Untuk mempercepat proyek ini, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto dan Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Raja Juli Antoni menyerahkan uang ganti pengadaan tanah kepada perwakilan tiga orang penerima di Kabupaten Semarang, Jateng.
Uang ganti tersebut senilai Rp85 miliar atas 50 bidang dan berdasarkan hasil inventarisasi terdapat 44 penerima. Pemerintah memastikan masyarakat yang tanahnya terdampak pembangunan jalan tol akan mendapatkan ganti untung.
"Tanah rakyat harus diganti secara adil dan layak, biar ganti untung bukan ganti rugi. Dengan begitu masyarakat senang," kata Menteri Hadi, Rabu (10/5/2023).
Pada kesempatan ini, Menteri Hadi juga berdialog dengan masyarakat penerima uang ganti. Menurutnya, masyarakat sudah merencanakan pindah untuk membeli rumah dan bidang sawah.
Untuk mempercepat proyek ini, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto dan Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Raja Juli Antoni menyerahkan uang ganti pengadaan tanah kepada perwakilan tiga orang penerima di Kabupaten Semarang, Jateng.
Uang ganti tersebut senilai Rp85 miliar atas 50 bidang dan berdasarkan hasil inventarisasi terdapat 44 penerima. Pemerintah memastikan masyarakat yang tanahnya terdampak pembangunan jalan tol akan mendapatkan ganti untung.
"Tanah rakyat harus diganti secara adil dan layak, biar ganti untung bukan ganti rugi. Dengan begitu masyarakat senang," kata Menteri Hadi, Rabu (10/5/2023).
Pada kesempatan ini, Menteri Hadi juga berdialog dengan masyarakat penerima uang ganti. Menurutnya, masyarakat sudah merencanakan pindah untuk membeli rumah dan bidang sawah.
Lihat Juga :