Kampung Bingen Palembang, Simpan Sejarah Kota Tua
Selasa, 21 Juli 2020 - 21:29 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu bangunan berusia 300 tahun, yakni rumah gadang milik keluarga Fuad Alabrar yang merupakan generasi kelima keturunan Arab di kampung tersebut. Rumah gadang keluarganya tersebut, bentuknya tinggi dan terbuat dari kayu unglen.
"Kayu unglen merupakan kayu terbaik di Palembang. Arsiteknya merupakan perpaduan dari budaya Melayu Palembang , dan Arab Saudi. Seperti pintu ukiran khas Palembang, yang berwarna kuning seperti di Masjid Agung Palembang," tutur Fuad.
(Baca juga: Ini Kondisi Pasar Keputran Setelah Resmi Ditutup Akibat COVID-19 )
Kondisi rumah tersebut sangat luas dan sejuk, sehingga sangat nyaman bagi siapapun yang berada di dalamnya. Kabid Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kota Palembang , Rudi Indawan mengatakan, terdapat 12 rumah yang sudah masuk cagar budaya.
"Selain rumah gadang, juga terdapat rumah limas khas Palembang. Kami sedang berupaya untuk melakukan revitalisasi bangunan-bangunan kuno tersebut, agar semakin maksimal sebagai destinasi wisata sejarah," terangnya.
"Kayu unglen merupakan kayu terbaik di Palembang. Arsiteknya merupakan perpaduan dari budaya Melayu Palembang , dan Arab Saudi. Seperti pintu ukiran khas Palembang, yang berwarna kuning seperti di Masjid Agung Palembang," tutur Fuad.
(Baca juga: Ini Kondisi Pasar Keputran Setelah Resmi Ditutup Akibat COVID-19 )
Kondisi rumah tersebut sangat luas dan sejuk, sehingga sangat nyaman bagi siapapun yang berada di dalamnya. Kabid Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kota Palembang , Rudi Indawan mengatakan, terdapat 12 rumah yang sudah masuk cagar budaya.
"Selain rumah gadang, juga terdapat rumah limas khas Palembang. Kami sedang berupaya untuk melakukan revitalisasi bangunan-bangunan kuno tersebut, agar semakin maksimal sebagai destinasi wisata sejarah," terangnya.
(eyt)
Lihat Juga :