Cerita Mistis Raja Pajang Sultan Hadiwijaya Dikalahkan Pasukan Gaib Mataram Pimpinan Panembahan Senopati
Selasa, 02 Mei 2023 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
Pada pelariannya ke Tembayat membuat Raja Pajang berusaha membuka pintu makam, tetapi sia-sia. Karena itu ia memanjatkan doa di luar.
Sultan Hadiwijaya memiliki firasat tentang akan berakhirnya pemerintahannya dan hidupnya. Firasat itu di antaranya jatuhnya raja dari gajah yang ditungganginya disebabkan oleh binalnya hewan itu.
Raja akhirnya melanjutkan perjalanannya di atas tandu. Dengan demikian, terdapat perbedaannya yang besar setelah itu.
Penembahan Senopati bersama pasukan Mataram konon sempat melakukan pengejaran ke Sultan Pajang. Sang Sultan Pajang dikejar oleh pasukan kecil dari Panembahan Senopati sebanyak 40 orang.
Pangeran Benawa ingin mengambil kesempatan untuk menghabisinya, karena Senopati hanya disertai oleh sepasukan kecil, tapi Sultan Hadiwijaya mencegahnya
Sultan Pajang yang sudah kalah perang ini menganggap cara Senopati mengikuti dari belakang menunjukkan sikap hormat.
Sultan berpesan agar Benawa selalu bersahabat dengan Senopati, bahkan harus mematuhinya. Apabila terjadi pertengkaran, ia bahkan tidak akan dapat menjadi Raja Pajang. Sementara itu, para pengiring menangis.
Sultan Hadiwijaya memiliki firasat tentang akan berakhirnya pemerintahannya dan hidupnya. Firasat itu di antaranya jatuhnya raja dari gajah yang ditungganginya disebabkan oleh binalnya hewan itu.
Raja akhirnya melanjutkan perjalanannya di atas tandu. Dengan demikian, terdapat perbedaannya yang besar setelah itu.
Penembahan Senopati bersama pasukan Mataram konon sempat melakukan pengejaran ke Sultan Pajang. Sang Sultan Pajang dikejar oleh pasukan kecil dari Panembahan Senopati sebanyak 40 orang.
Pangeran Benawa ingin mengambil kesempatan untuk menghabisinya, karena Senopati hanya disertai oleh sepasukan kecil, tapi Sultan Hadiwijaya mencegahnya
Sultan Pajang yang sudah kalah perang ini menganggap cara Senopati mengikuti dari belakang menunjukkan sikap hormat.
Sultan berpesan agar Benawa selalu bersahabat dengan Senopati, bahkan harus mematuhinya. Apabila terjadi pertengkaran, ia bahkan tidak akan dapat menjadi Raja Pajang. Sementara itu, para pengiring menangis.
Lihat Juga :