Cerita Mistis Raja Pajang Sultan Hadiwijaya Dikalahkan Pasukan Gaib Mataram Pimpinan Panembahan Senopati
Selasa, 02 Mei 2023 - 08:51 WIB
loading...
A
A
A
Mereka akhirnya tiba di Pajang. Setibanya di sana, penyakit Sultan bertambah parah. Senopati menginap di desa iparnya di Mayang. Namun ia tidak mau menghadap Sultan Pajang, tetapi juga mau pulang ke Mataram.
Ia ingin tinggal di sana untuk menanti takdir Allah. Senopati pun menyuruh abdinya membeli kembang selasih dalam jumlah banyak, yang selanjutnya ditaruh bertumpuk-tumpuk di pintu barat Alun-Alun Pajang.
Menurut Serat Kandha raja yang sakit percaya bahwa Senopati yang mengikutinya dari kejauhan bermaksud baik. la tidak memarahi putranya itu tetapi musuh lama Senopati, yaitu Adipati Tuban, yang berniat menyerang Senopati.
Bahkan penolakan Senopati agar menghadap dipuji oleh raja yang sakit itu dengan memberi penilaian: "Inilah, putraku, yang patut sekali menjadi panglima."
Senopati pun masih tetap bertahan dan berkemah pada malam ketiga di makam kakeknya Ki Gede Ngenis di Laweyan.
Saat itulah sang penguasa Mataram ini bermimpi bahwa konon Sultan Pajang tidak lama lagi akan meninggal. Maka, ia menyuruh pengiringnya membeli kembang selasih dan menumpuknya di pintu samping.
Ia ingin tinggal di sana untuk menanti takdir Allah. Senopati pun menyuruh abdinya membeli kembang selasih dalam jumlah banyak, yang selanjutnya ditaruh bertumpuk-tumpuk di pintu barat Alun-Alun Pajang.
Menurut Serat Kandha raja yang sakit percaya bahwa Senopati yang mengikutinya dari kejauhan bermaksud baik. la tidak memarahi putranya itu tetapi musuh lama Senopati, yaitu Adipati Tuban, yang berniat menyerang Senopati.
Bahkan penolakan Senopati agar menghadap dipuji oleh raja yang sakit itu dengan memberi penilaian: "Inilah, putraku, yang patut sekali menjadi panglima."
Senopati pun masih tetap bertahan dan berkemah pada malam ketiga di makam kakeknya Ki Gede Ngenis di Laweyan.
Saat itulah sang penguasa Mataram ini bermimpi bahwa konon Sultan Pajang tidak lama lagi akan meninggal. Maka, ia menyuruh pengiringnya membeli kembang selasih dan menumpuknya di pintu samping.
(shf)
Lihat Juga :