500 PNS Pemprov Sulsel Disumpah Lewat Telekonferensi
Rabu, 29 April 2020 - 09:30 WIB
loading...
Pengambilan sumpah dan penyerahan SK Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dilakukan melalui telekonferensi pada Selasa (28/04/2020), kemarin. Foto : SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Pengambilan sumpah dan penyerahan SK pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dilakukan melalui telekonferensi,Selasa (28/04/2020), kemarin.
Hal itu dilakukan karena imbauan pemerintah yang melarang aktivitas berpotensi mengumpulkan banyak orang untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.
Sebanyak 500 PNS disumpah di Baruga Lounge kantor Gubernur Sulsel, dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani.
Baca Juga : Disdik Sulsel Siapkan 174.282 Kuota untuk Peserta Didik Baru
"Kita menyelesaikan satu tahap yang namanya PNS. Tentu di tengah-tengah bagaimana negara ini mendapatkan cobaan dengan wabah covid yanh hari ini tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan proses dokumentasi kenegaraan," ujar Hayat kepada SINDOnews, dalam sambutannya lewat video konference.
Hayat menjelaskan, PNS yang telah diambil sumpahnya merupakan hasil seleksi CPNS untuk formasi tahun anggaran 2018 lalu. Jumlah 500 PNS yang disumpah tersebut terdiri dari 361 orang CPNS dan 139 tenaga pendidik.
Mereka yang diambil sumpah jabatannya secara resmi sudah beralih status. Dari awalnya CPNS, menjadi PNS. Kini, lanjut Hayat, mereka pun sudah diwajibkan secara penuh menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Hal itu dilakukan karena imbauan pemerintah yang melarang aktivitas berpotensi mengumpulkan banyak orang untuk mencegah penyebaran virus corona baru atau Covid-19.
Sebanyak 500 PNS disumpah di Baruga Lounge kantor Gubernur Sulsel, dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani.
Baca Juga : Disdik Sulsel Siapkan 174.282 Kuota untuk Peserta Didik Baru
"Kita menyelesaikan satu tahap yang namanya PNS. Tentu di tengah-tengah bagaimana negara ini mendapatkan cobaan dengan wabah covid yanh hari ini tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan proses dokumentasi kenegaraan," ujar Hayat kepada SINDOnews, dalam sambutannya lewat video konference.
Hayat menjelaskan, PNS yang telah diambil sumpahnya merupakan hasil seleksi CPNS untuk formasi tahun anggaran 2018 lalu. Jumlah 500 PNS yang disumpah tersebut terdiri dari 361 orang CPNS dan 139 tenaga pendidik.
Mereka yang diambil sumpah jabatannya secara resmi sudah beralih status. Dari awalnya CPNS, menjadi PNS. Kini, lanjut Hayat, mereka pun sudah diwajibkan secara penuh menjalankan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) sebagai aparatur sipil negara (ASN).
Lihat Juga :