Gugus Tugas COVID-19 Dibubarkan, Ini Respon Gubernur Jateng
Selasa, 21 Juli 2020 - 14:52 WIB
loading...
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menyikapi pembubaran Gugus Tugas COVID-19. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo menilai pembubaran Gugus Tugas COVID-19 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai langkah perbaikan kualitas penanganan. Meski masih menunggu petunjuk teknis pelaksanaan, Ganjar mengusulkan agar ada penambahan satu sektor penanganan yakni pemulihan sosial.
(Baca juga: Lamban Tangani Kebakaran, DPRD Gresik Minta Tambahan UPT Damkar )
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 telah resmi dibubarkan oleh Presiden Joko Widodo, Senin (20/7/2020) kemarin. Sebagai gantinya, Presiden membentuk Komite Kebijakan yang membawahi Satgas Penanganan COVID-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional. Ganjar Pranowo menyambut positif langkah yang diambil Presiden tersebut.
"Seperti apa nanti yang terjadi? Dugaan saya akan ada model lain yang sifatnya perbaikan kualitas untuk penanganan COVID-19. Jawa tengah akan segera menyesuaikan. Ini menunggu teknisnya," kata Ganjar, Selasa (21/7/2020).
(Baca juga: Sunda Empire Viral, Budayawan: Ini Penyebaran Halusinasi )
Ia mengatakan pembentukan Komite Kebijakan yang membawahi dua sektor, yaitu kesehatan dan perekonomian, merupakan implementasi keseimbangan penanganan COVID-19 atau yang diistilahkan Presiden Joko Widodo sebagai gas dan rem.
"Sehingga ketika itu kita lakukan akan bisa mengendalikan situasinya. Kalau istilah Pak Presiden itu gas dan rem, itulah yang akan melakukan secara komprehensif. " katanya.
(Baca juga: Lamban Tangani Kebakaran, DPRD Gresik Minta Tambahan UPT Damkar )
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 telah resmi dibubarkan oleh Presiden Joko Widodo, Senin (20/7/2020) kemarin. Sebagai gantinya, Presiden membentuk Komite Kebijakan yang membawahi Satgas Penanganan COVID-19 dan Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional. Ganjar Pranowo menyambut positif langkah yang diambil Presiden tersebut.
"Seperti apa nanti yang terjadi? Dugaan saya akan ada model lain yang sifatnya perbaikan kualitas untuk penanganan COVID-19. Jawa tengah akan segera menyesuaikan. Ini menunggu teknisnya," kata Ganjar, Selasa (21/7/2020).
(Baca juga: Sunda Empire Viral, Budayawan: Ini Penyebaran Halusinasi )
Ia mengatakan pembentukan Komite Kebijakan yang membawahi dua sektor, yaitu kesehatan dan perekonomian, merupakan implementasi keseimbangan penanganan COVID-19 atau yang diistilahkan Presiden Joko Widodo sebagai gas dan rem.
"Sehingga ketika itu kita lakukan akan bisa mengendalikan situasinya. Kalau istilah Pak Presiden itu gas dan rem, itulah yang akan melakukan secara komprehensif. " katanya.
Lihat Juga :