Polda Jabar Ungkap Penyebab Kemacetan Arus Mudik Lebaran 2023
Kamis, 20 April 2023 - 20:37 WIB
loading...
A
A
A
"Sehingga kecepatannya menjadi berbeda, dimana jalur A menjadi lambat sedang di jalur B kecepatannya tinggi," ungkapnya.
Melihat kondisi tersebut, kata Ibrahim Tompo, Dir Lantas Polda Jabar mengambil langkah diskresi dengan melakukan pengaturan untuk memenuhi jalur D dengan menutup jalur A dulu.
Baca juga: Viral! Sopir Elf Acungkan Golok di Jalur Limbangan, Kapolres: Dia Akan Berlebaran di Sel Tahanan
"Kemudian mengisi jalur B, setelah mengisi jalur B ternyata kemudian, setelah dibuka jalur A ternyata sudah terisi secara merata, dan ini bisa mengurai kepadatan-kepadatan yang tadinya menumpuk di jalur A," jelasnya.
"Alhamdulilah inilah yang bisa mengakomodasi kondisi yang ada di lapangan," tambahnya.
Kombes Pol Ibrahim Tompo menyebut, dari kondisi tersebut didapat keuntungan meskipun volume kendaraan semakin meningkat setiap hari.
"Dengan adanya penambahan infrastruktur satu setengah jalur di jalur 47 sampai 72 ini cukup membantu mengurai atau memperbanyak volume kapasitasnya, sehingga kecepatan kendaraan juga semakin menjadi tetap stabil, dimana berdasarkan pantauan sekitar 40, 70 pada kondisi 47 sampai 72," paparnya.
Melihat kondisi tersebut, kata Ibrahim Tompo, Dir Lantas Polda Jabar mengambil langkah diskresi dengan melakukan pengaturan untuk memenuhi jalur D dengan menutup jalur A dulu.
Baca juga: Viral! Sopir Elf Acungkan Golok di Jalur Limbangan, Kapolres: Dia Akan Berlebaran di Sel Tahanan
"Kemudian mengisi jalur B, setelah mengisi jalur B ternyata kemudian, setelah dibuka jalur A ternyata sudah terisi secara merata, dan ini bisa mengurai kepadatan-kepadatan yang tadinya menumpuk di jalur A," jelasnya.
"Alhamdulilah inilah yang bisa mengakomodasi kondisi yang ada di lapangan," tambahnya.
Kombes Pol Ibrahim Tompo menyebut, dari kondisi tersebut didapat keuntungan meskipun volume kendaraan semakin meningkat setiap hari.
"Dengan adanya penambahan infrastruktur satu setengah jalur di jalur 47 sampai 72 ini cukup membantu mengurai atau memperbanyak volume kapasitasnya, sehingga kecepatan kendaraan juga semakin menjadi tetap stabil, dimana berdasarkan pantauan sekitar 40, 70 pada kondisi 47 sampai 72," paparnya.
Lihat Juga :