Hingga Vaksin Ditemukan, Tes COVID-19 Bakal Terus Digelar Masif
Selasa, 21 Juli 2020 - 09:47 WIB
loading...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat meninjau pelaksanaan rapid test dalam operasi gabungan di Stasiun Bojong Gede, Jumat (26/6/2020). Foto/Dok/Humas Pemprov Jabar
A
A
A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil menyatakan, pihaknya tidak akan mengurangi kewaspadaan hingga vaksin COVID-19 benar-benar ditemukan.
Agar kewaspadaan tetap terjaga, pihaknya bakal terus menggelar tes COVID-19 secara masif, baik rapid test maupun swab test atau polymerase chain reaction (PCR) guna menekan potensi penyebaran COVID-19 di Provinsi yang dipimpinnya.
"Sampai vaksin ditemukan, kami tidak akan mengurangi kewaspadaan, kuncinya adalah pengetesan sebanyak-banyaknya dan semasif-masifnya," tegas Ridwan Kamil, Selasa (21/8/2020).
Dalam keterangan resminya itu, disebutkan bahwa berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) hingga Senin (20/7/20) malam, swab test telah dilaksanakan terhadap 105.184 sampel, sedangkan rapid test sebanyak 223.976 sampel. Sehingga, total tes masif di Jabar mencapai 329.160 sampel.
"Jadi, kalau dari sisi epidemiologi, kita (Jabar) masuk kategori terkendali. Dari sisi ekonomi juga sudah mulai bergerak," imbuh Kang Emil, sapaan akrabnya.(Baca juga : Heboh Vaksin COVID-19 Asal China, Ini Penjelasan Bio Farma )
Selain menggelar tes COVID-19 secara masif, lanjut Kang Emil, pihaknya juga bakal intens dan konsisten memperbaiki distribusi bantuan sosial (bansos) provinsi.
Menurutnya, masukan dari masyarakat, termasuk DPRD Jabar selalu menjadi pertimbangan pihaknya dalam menyempurnakan pendistribusian, termasuk pendataan penerima bansos provinsi.
Agar kewaspadaan tetap terjaga, pihaknya bakal terus menggelar tes COVID-19 secara masif, baik rapid test maupun swab test atau polymerase chain reaction (PCR) guna menekan potensi penyebaran COVID-19 di Provinsi yang dipimpinnya.
"Sampai vaksin ditemukan, kami tidak akan mengurangi kewaspadaan, kuncinya adalah pengetesan sebanyak-banyaknya dan semasif-masifnya," tegas Ridwan Kamil, Selasa (21/8/2020).
Dalam keterangan resminya itu, disebutkan bahwa berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) hingga Senin (20/7/20) malam, swab test telah dilaksanakan terhadap 105.184 sampel, sedangkan rapid test sebanyak 223.976 sampel. Sehingga, total tes masif di Jabar mencapai 329.160 sampel.
"Jadi, kalau dari sisi epidemiologi, kita (Jabar) masuk kategori terkendali. Dari sisi ekonomi juga sudah mulai bergerak," imbuh Kang Emil, sapaan akrabnya.(Baca juga : Heboh Vaksin COVID-19 Asal China, Ini Penjelasan Bio Farma )
Selain menggelar tes COVID-19 secara masif, lanjut Kang Emil, pihaknya juga bakal intens dan konsisten memperbaiki distribusi bantuan sosial (bansos) provinsi.
Menurutnya, masukan dari masyarakat, termasuk DPRD Jabar selalu menjadi pertimbangan pihaknya dalam menyempurnakan pendistribusian, termasuk pendataan penerima bansos provinsi.
Lihat Juga :