Cerita Haru Pembunuh Ibu Kandung di Kebumen yang Ingin Bertaubat
Selasa, 21 Juli 2020 - 07:41 WIB
loading...
A
A
A
Buku itu sesuai permintaan Hartoyo pada saat dilakukan hipnoterapi investigasi for trauma healing oleh Kapolres Kebumen pada Rabu (15/7/2020).
"Sebelumnya tersangka Hartoyo minta dicarikan buku tuntunan shalat dan buku mengaji. Kesempatan siang ini kita bawakan, serta saya kepingin tahu bagaimana kondisinya secara langsung," jelas AKBP Rudy. (Baca juga : Alhamdulillah, 6 Nakes Positif COVID-19 di Kebumen Dinyatakan Sembuh )
Kapolres mengungkapkan, selama di Rutan Polres Kebumen tersangka Hartoyo diperlakukan baik oleh anak buahnya. Pihaknya berharap, Hartoyo bisa benar-benar berubah menjadi lebih baik. Apalagi dirinya turun tangan langsung melakukan "hipnoterapi investigasi for trauma healing" kepada Hartoyo di ruang kerjanya.
Untuk diketahui, Hartoyo memiliki sejumlah catatan masa lalu kelam, di antara membacok Agus Widodo,42, kakak kandung yang tinggal bersebelahan dengannya pada bulan Juli 2018. Saat itu Agus menderita luka serius pada bagian perut karena sabetan senjata tajam.
Selanjutnya proses hukum yang sedang dijalani saat ini karena dia menganiaya Sandiyah,83, ibu kandungnya yang dipicu karena soal warisan.
"Sebelumnya tersangka Hartoyo minta dicarikan buku tuntunan shalat dan buku mengaji. Kesempatan siang ini kita bawakan, serta saya kepingin tahu bagaimana kondisinya secara langsung," jelas AKBP Rudy. (Baca juga : Alhamdulillah, 6 Nakes Positif COVID-19 di Kebumen Dinyatakan Sembuh )
Kapolres mengungkapkan, selama di Rutan Polres Kebumen tersangka Hartoyo diperlakukan baik oleh anak buahnya. Pihaknya berharap, Hartoyo bisa benar-benar berubah menjadi lebih baik. Apalagi dirinya turun tangan langsung melakukan "hipnoterapi investigasi for trauma healing" kepada Hartoyo di ruang kerjanya.
Untuk diketahui, Hartoyo memiliki sejumlah catatan masa lalu kelam, di antara membacok Agus Widodo,42, kakak kandung yang tinggal bersebelahan dengannya pada bulan Juli 2018. Saat itu Agus menderita luka serius pada bagian perut karena sabetan senjata tajam.
Selanjutnya proses hukum yang sedang dijalani saat ini karena dia menganiaya Sandiyah,83, ibu kandungnya yang dipicu karena soal warisan.
Lihat Juga :