Catut Nama Gubernur AAU, Napi Lapas Sibolga Tipu Warga Yogya

Selasa, 21 Juli 2020 - 06:05 WIB
loading...
Catut Nama Gubernur...
Petugas menunjukkan tersangka kasus penipuan dengan mencatut nama gubernur AAU di Mapolresta Yogyakarta. SINDOnews/Priyo
A A A
YOGYAKARTA - JS (38) dan ES (41) nekat mencatut nama Gubernur Akademi Angkatan Udara (AAU) Marsda TNI Nanang Santosa untuk melakukan penipuan dengan dalih menawarkan lelang mobil sitaan kepada warga Yogyakarta.

Oknum yang mengaku Gubernur AAU itu menelpon dan menawarkan lelang mobil sitaan kepada korban dengan meminta Rp10 juta sebagai tanda jadi dan uang tambahan Rp10 juta serta uang pulsa Rp500 ribu.

JS dan ES ini dalam menjalankan aksinya berbeda peran. JS yang mengaku sebagai Gubernur AAU sedangkan ES yang mempunyai rekening dan menarik uang korban.

JS mendapatkan nomor kontak korbannya secara acak dari google dan untuk menyakinkan korbannya menganti profil WA nya dengan foto Gubernur AAU.

JS sendiri saat melakukan penipuan merupakan narapidana kasus pencabulan di Lapas Sibolga, Tapanuli Tengah, Sumut.
Ia divonis 12 tahun penjara, namun saat ini baru menjalani 4 tahun tahanan. Untuk kepentingan penyelidikan JS dan ES sekarang ditahan di Mapolresta Yogyakarta.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Sudjarwoko mengatakan kasus ini berawal saat JS yang mengaku Gubernur AAU menghubungi warga Purwikinanti, Yogyakarta Indah Prastini Setyaningsih melalui telepon, Sabtu (4/7/2020).

Ia menawarkan lelang mobil sitaan negara dengan tanda jadi Rp10 ribu. "Karena mengenal dan masih kerabat, korban tidak menaruh curiga, sehingga langsung mentransfer uang Rp 10 juta ke rekening yang diberikan," kata Sudjarwoko, Senin (20/7/2020).

Sudjarwoko menjelaskan setelah uang ditransfer, JS meminta korbannya menunggu nanti akan dihubungi petugas bea cukai untuk proses lelang.

Beberapa saat kemudian, JS yang mengganti nomor menghubungi korban dan mengaku sebagai petugas Bea Cukai. Saat itu meminta uang tambahan Rp10 juta, untuk biaya lelang mobil yang sudah dijanjikan dan uang pulsa Rp500 ribu.

"Awalnya korban tidak curiga, namun mulai curiga saat pelaku kembali meminta transfer uang diluar kesepakatan awal. Sadar menjadi korban penipuan, selanjutnya melapor ke Mapolresta Yogyakarta, Senin (6/7/2020)," paparnya.

Mendapat laporan tersebut, petugas menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Di antaranya dengan meminta keterangan pelapor dan mengumpulkan data yang berhubungan dengan kasus tertesebut. (Baca: Identitas Ibu Tinggalkan Bayi di Klinik Bersalin Terungkap).

Dari informasi yang didapat berhasil mengindentifikasikan pelaku dan keberadaannya serta menangkapnya akhir pekan lalu di tempat yang berbeda. JS di Lapas Sibolga, ES di daerah Tapanuli Tengah. Mereka selanjutnya dibawa ke Mapolres Yogyakrta.

"JS dan ES dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan mengatasnamakan orang lain dengan ancaman maksimal hukuman 4 tahun penjara," jelas alumni Akpol 1995 itu..
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
Jadi Tersangka, Bos...
Jadi Tersangka, Bos WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin Ditahan
Polisi Ringkus Owner...
Polisi Ringkus Owner WO di Jaktim yang Tipu Puluhan Calon Pengantin hingga Rp2,6 Miliar
Rismon Sianipar Dilaporkan...
Rismon Sianipar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya soal Dugaan Penipuan Buku Gibran End Game
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Lurah Kalisari dan Kasubdin...
Lurah Kalisari dan Kasubdin Bakal Diperiksa Kasus Pengaduan Parkir Liar Dibalas dengan Foto Editan AI
Surya Saputra Datangi...
Surya Saputra Datangi Polda Metro Jaya, Laporkan Pencatutan Identitas di Medsos
Clara Shinta Resmi Laporkan...
Clara Shinta Resmi Laporkan Mantan Suami soal Dugaan Fitnah Titipan Uang Rp13 M
Dugaan Penipuan Hanania...
Dugaan Penipuan Hanania Travel Mencuat, Seret Nama Sejumlah Selebritis!
Rekomendasi
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Timnas Iran Mendarat...
Timnas Iran Mendarat di Meksiko Jelang Piala Dunia 2026, Optimistis Lolos Fase Grup
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Berita Terkini
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved