Konsolidasi Internal, SAG Tetap Kompak Mendukung Ganjar

Sabtu, 08 April 2023 - 21:08 WIB
loading...
Konsolidasi Internal,...
Relawan SAG melakukan konsolidasi internal di Ponpes Ibnu Hadi, Ngentak, Polodadi, Prambanan, Sleman, DIY, Sabtu (8/4/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
SLEMAN - Relawan Santrine Abah Ganjar (SAG) terus merapatkan barisan untuk memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo. Mereka melakukan konsolidasi internal di Ponpes Ibnu Hadi, Ngentak, Polodadi, Prambanan, Sleman, DIY.

Dalam kegiatan itu hadir sekitar 300 lebih relawan SAG yang berasal dari berbagai daerah di DIY. Semua sepakat dan berkomitmen untuk mendukung Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024.

"Ini menunjukkan teman-teman relawan tidak terpengaruh dengan berbagai isu yang berkembang belakangan ini," kata Wakil Ketua Umum DPP SAG Reshi C dalam siaran persnya, Sabtu (8/4/2023).

Adapun isu yang dimaksud yakni soal batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Sosok Ganjar Pranowo pun disebut sebagai salah satu pihak yang bertanggung jawab, sebab sempat mengeluarkan pernyataan menolak Timnas Israel ikut dalam pesta olahraga empat tahunan itu.

Menurut Reshi, Ganjar merupakan tokoh yang berkomitmen mendukung Timnas Indonesia beserta dengan kemajuannya. Dia juga menyebut Ganjar sangat berharap persepakbolaan Indonesia ke depan jauh lebih baik. "Dengan pembinaan pemain usia dini hingga pengelolaan kompetisinya dirancang seperti di Eropa," ujarnya.

Reshi pun menegaskan SAG menaruh harapan besar kepada Ganjar untuk bisa membawa kemajuan bagi Indonesia di masa depan. SAG pun berharap gubernur Jawa Tengah itu bisa berbuat banyak untuk Indonesia. Termasuk persepakbolaaan Indonesia.

"Atas intruksi Ketua DPP (SAG), apa pun yang terjadi enggak usah menga-mengo (menoleh). Pokoke gas maju terus," tegasnya.

Setelah konsolidasi internal, DPP SAG membagikan bingkisan kepada seluruh anggota sukarelawan. Konsolidasi tersebut juga dihadiri Ketua DPP SAG Imam Sajaroh.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Perayaan 1 Dekade, Environesia...
Perayaan 1 Dekade, Environesia Group Gelar Aksi Donor Darah
Ahli Hukum Nilai Kasus...
Ahli Hukum Nilai Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Tak Bisa Dihukum jika Tidak Ada Mens Rea
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan...
Ahli Hukum Pemilu: Dugaan Pelanggaran Pilkada Semestinya Diproses melalui Bawaslu
Keputusan Kejari Sleman...
Keputusan Kejari Sleman Menutup Perkara Hogi Minaya Dinilai Tepat
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Istana Gelar Raker Hari...
Istana Gelar Raker Hari Ini, Seskab Teddy: Seluruh Menteri, Dirjen, Dirut BUMN Hadir
Rekomendasi
Alumni KPK Masuk Tim...
Alumni KPK Masuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Budi Prasetyo: Progres yang Positif
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Infografis
10 Negara Tetap Pakai...
10 Negara Tetap Pakai Iron Dome Meski Dinilai Kurang Efektif
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved