Ratusan Warga Sekitar ITS Terdampak Covid-19, Salah Satunya Janda Buta
Selasa, 28 April 2020 - 18:37 WIB
loading...
A
A
A
Untuk memenuhi kebutuhan selama wabah Corona ini, Bu Muntama hanya mengandalkan belas kasih orang lain yang mau membantunya. Sebab keluarga dekatnya tidak bisa diharapkan lagi.
"Beliau sangat membutuhkan pertolongan, terlebih saudaranya sudah tidak bisa membantu karena juga kekurangan," tandas ketua RW tersebut.
Kalam, sapaan akrabnya, melanjutkan, selain Bu Muntama banyak warganya yang merasakan dampak wabah Corona terlebih warga yang dipimpinnya kebanyakan tukang batu, pedagang bakso, dan warung nasi.
"Kami ada 700 Kartu Keluarga (KK), dan rata - rata mereka menengah ke bawah, saat wabah Corona ini kebanyakan mereka tidak bisa bekerja dan penghasilannya sangat menurun," tandasnya.
Yayasan Manarul Ilmi (YMI) Institut Teknologi sepuluh Nopember (ITS) dan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) terlihat membantu warga yang terdampak di kelurahan Gebang Putih, Sukolilo, Surabaya. Mereka membagikan 150 paket sembako dan masker.
"Beliau sangat membutuhkan pertolongan, terlebih saudaranya sudah tidak bisa membantu karena juga kekurangan," tandas ketua RW tersebut.
Kalam, sapaan akrabnya, melanjutkan, selain Bu Muntama banyak warganya yang merasakan dampak wabah Corona terlebih warga yang dipimpinnya kebanyakan tukang batu, pedagang bakso, dan warung nasi.
"Kami ada 700 Kartu Keluarga (KK), dan rata - rata mereka menengah ke bawah, saat wabah Corona ini kebanyakan mereka tidak bisa bekerja dan penghasilannya sangat menurun," tandasnya.
Yayasan Manarul Ilmi (YMI) Institut Teknologi sepuluh Nopember (ITS) dan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) terlihat membantu warga yang terdampak di kelurahan Gebang Putih, Sukolilo, Surabaya. Mereka membagikan 150 paket sembako dan masker.
Lihat Juga :