Inflasi Kota Semarang Terendah di Indonesia Berkat Program Ini
Rabu, 05 April 2023 - 19:55 WIB
loading...
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau roadshow Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman di 16 Kecamatan, Rabu (5/4/2023). Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang menunjukkan komitmen dalam upaya mengendalikan laju inflasi khususnya di bulan suci Ramadan dan jelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam Rapat Koordinasi TPID yang digelar Kementerian Dalam Negeri pada Selasa (4/4/2023), Kota Semarang bersama Pematang Siantar tercatat menjadi kota di Indonesia dengan tingkat inflasi terendah, yaitu sebesar 4,81.
Pengendalian inflasi yang terus menerus dilakukan Pemerintah Kota Semarang di antaranya dengan menggelar roadshow Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) di 16 Kecamatan.
Baca juga: Semarang Smart City Jadi Pijakan Tranformasi Kota Semarang
“Pemerintah Kota Semarang ada di barisan terdepan agar harga-harga sembako tidak naik. Alhamdulillah kita juga diapresiasi oleh BPS, puasa-puasa kok inflasinya rendah. Ini masuk sepuluh besar terendah di Indonesia, padahal kita kota besar. Yang kami harapkan ini akan terus-menerus,” ungkap Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Rabu (5/4/2023).
Dia menjelaskan jika di luar harga minyak goreng bisa mencapai Rp16-17 ribu, maka di Program Pak Rahman tersebut masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga Rp14 ribu.
Pengendalian inflasi yang terus menerus dilakukan Pemerintah Kota Semarang di antaranya dengan menggelar roadshow Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman) di 16 Kecamatan.
Baca juga: Semarang Smart City Jadi Pijakan Tranformasi Kota Semarang
“Pemerintah Kota Semarang ada di barisan terdepan agar harga-harga sembako tidak naik. Alhamdulillah kita juga diapresiasi oleh BPS, puasa-puasa kok inflasinya rendah. Ini masuk sepuluh besar terendah di Indonesia, padahal kita kota besar. Yang kami harapkan ini akan terus-menerus,” ungkap Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Rabu (5/4/2023).
Dia menjelaskan jika di luar harga minyak goreng bisa mencapai Rp16-17 ribu, maka di Program Pak Rahman tersebut masyarakat bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga Rp14 ribu.
Lihat Juga :