Idiih! Ditemukan Belatung Dijatah Makan Satgas COVID-19 Raja Ampat
Senin, 20 Juli 2020 - 07:42 WIB
loading...
A
A
A
Menurut petugas tersebut, dari 10 nasi kotak yang ada, mereka menemukan ada lima nasi kotak yang tidak layak untuk dikonsumsi alias penuh belatung.
Hal itu menurutnya bisa merusak kesehatan para petugas Satgas COVID -19 yang tengah berjuang melawan wabah.
" Kami sudah periksa, nasi kotak ada sepuluh. Tapi kami temukan ada lima kotak yang berisi ulat di lauk pauknya. Lima lainnya sudah disantap kawan-kawan kami karena sudah sangat lapar sore itu, habis penjagaan masuknya kapal. Bagaimana kami mau sehat kalau makanan seperti ini. Ini biayanya besar loh untuk makan minum petugas Satgas Covid-19.
Menurutnya, kejadian makanan tidak layak dikonsumsi ini sudah sering ditemukan oleh sejumlah petugas Covid-19 di Raja Ampat, namun baru kali ini harus dilaporkan.
Terkait kasus itu, petugas pos satgas Covid-19 di pelabuhan 300 telah melaporkan langsung ke Satgas Covid-19 induk di Pelabuhan Valaya untuk ditindaklanjuti.
"Makanan itu kita masaknya sore pak, itu ikan kita goreng sore, nah terus habis di goreng itu langsung dibaluri dengan saos. Setelah dibaluri dengan saos, kita masukan ke dalam kotak langsung di tutup. Habis itu, tidak lama mereka bawa pergi. Memang ada petugas yang bawa balik makanan-makanan itu," kata anak pemilik warung Cahaya Bone, Mirna saat dikonfirmasi.
Hal itu menurutnya bisa merusak kesehatan para petugas Satgas COVID -19 yang tengah berjuang melawan wabah.
" Kami sudah periksa, nasi kotak ada sepuluh. Tapi kami temukan ada lima kotak yang berisi ulat di lauk pauknya. Lima lainnya sudah disantap kawan-kawan kami karena sudah sangat lapar sore itu, habis penjagaan masuknya kapal. Bagaimana kami mau sehat kalau makanan seperti ini. Ini biayanya besar loh untuk makan minum petugas Satgas Covid-19.
Menurutnya, kejadian makanan tidak layak dikonsumsi ini sudah sering ditemukan oleh sejumlah petugas Covid-19 di Raja Ampat, namun baru kali ini harus dilaporkan.
Terkait kasus itu, petugas pos satgas Covid-19 di pelabuhan 300 telah melaporkan langsung ke Satgas Covid-19 induk di Pelabuhan Valaya untuk ditindaklanjuti.
"Makanan itu kita masaknya sore pak, itu ikan kita goreng sore, nah terus habis di goreng itu langsung dibaluri dengan saos. Setelah dibaluri dengan saos, kita masukan ke dalam kotak langsung di tutup. Habis itu, tidak lama mereka bawa pergi. Memang ada petugas yang bawa balik makanan-makanan itu," kata anak pemilik warung Cahaya Bone, Mirna saat dikonfirmasi.
Lihat Juga :