Diduga Terlibat Illegal Logging, Bos PT Bangun Cipta Mandiri Diamankan

Senin, 20 Juli 2020 - 06:08 WIB
loading...
Diduga Terlibat Illegal...
Penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Maluku Papua menangkap PT Bangun Cipta Mandiri (BCM) terkait dugaan kasus illegal logging.Foto/Andrew Chan
A A A
SORONG - Penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Maluku Papua menangkap Felix Wiliyanto (56), bos PT Bangun Cipta Mandiri (BCM) terkait dugaan kasus illegal logging di perairan Kampung Kalwal, Distrik Salawati Barat, Kabupaten Raja Ampat.

Felix Wiliyanto ditangkap pada 16 Juli 2020 di Jakarta. Penangkapan ini dilakukan setelah Felix Wiliyanto dua kali mengabaikan surat panggilan penyidik. Felix Wiliyanto telah dibawa ke Sorong pada 17 Juli 2020 untuk diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum/Tahap II.

(Baca juga: https://daerah.sindonews.com/read/106398/174/polda-riau-bongkar-penyulingan-minyak-ilegal-milik-pt-chevron-1595178429 )

Terkait dengan kasus illegal logging ini, dua tersangka lain dalam kasus yang sama yaitu Sudirman dan H Nudin telah menjalani persidangan. Dalam putusan pengadilan Negeri Sorong kedua terdakwa diputus bebas oleh hakim pengadilan negeri setempat.

Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Papua, Leonardo Gultom kepada Okezone melalui sambungan telepon seluler mengatakan bahwa, Boss PT. Bangun Cipta Mandiri itu ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik pada tanggal 31 Maret 2020.

FW akan dikenakan pasal sangkaan sengaja mengangkut, menguasai, atau memiliki hasil hutan kayu yang tidak dilengkapi secara bersama surat keterangan sahnya hasil hutan” seperti tercantum pada Pasal 83 Ayat 1 Huruf b Jo. Pasal 12 Huruf e Undang-Undang No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, Jo. Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

FW diancam dengan hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun dan pidana dendan paling banyak Rp 2,5 miliar," ujar Leonardo Gultom.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerakan Doom Tra Kosong,...
Gerakan Doom Tra Kosong, Masyarakat Sorong Diajak Belajar Bahasa Inggris
Geram! Dony Oskaria...
Geram! Dony Oskaria Desak Polisi Usut Tuntas Perusakan Hutan Pemicu Bencana Sumatera
Ketua DPRK Sorong Siap...
Ketua DPRK Sorong Siap Dilantik, Legislator Partai Perindo Jhony Kareth Berharap Proses Keputusan Politik dan Kebijakan Efektif
Sorong Diguncang Gempa...
Sorong Diguncang Gempa M5,8, Dirasakan hingga Raja Ampat
Permudah Masyarakat...
Permudah Masyarakat Daftar Haji, BPKH Gelar Sosialisasi di Kota Sorong
Warga Tewas Diduga Dianiaya...
Warga Tewas Diduga Dianiaya Oknum TNI, Massa 9 Jam Blokade Jalan di Sorong
Sekolah di Sorong Dapat...
Sekolah di Sorong Dapat Bantuan Revitalisasi, Perpustakaan hingga Laboratorium Diperbaiki
Mensesneg Pastikan Dalami...
Mensesneg Pastikan Dalami Dugaan Penebangan Hutan Picu Banjir di Guci Tegal
Satgas PKH Kejagung...
Satgas PKH Kejagung Perlu Dioptimalkan Tindak Perusahaan Perusak Hutan
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Insting Buruknya Jadi...
Insting Buruknya Jadi Nyata! Pengemudi Ojol Ngaku Jadi Target Ilmu Hitam hingga Alami Kecelakaan
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved