Seru! Begini Acara Buka Bersama Puluhan Warga Panti Asuhan Bina Siwi di Next Hotel Yogyakarta
Sabtu, 01 April 2023 - 23:11 WIB
loading...
A
A
A
Selain penyandang disabilitas, mereka ini juga sudah tidak memiliki keluarga lagi alias yatim piatu. Penghuni Panti Asuhan Bina Siwi ini sudah tidak bisa mengembangkan dirinya di rumah, sehingga pihaknya memberikan pelayanan yang terbaik terhadap anak-anak tersebut.
Panti Asuhan Bina Siwi mulai berdiri tahun 1989 yang lalu, dan kini menampung sekitar 39 warga. Tidak tergantung dengan subsidi, baik dari pemerintah maupun perorangan. Panti Asuhan Bina Siwi ini beroperasi dengan cara berwirausaha, yakni memproduksi berbagai barang kerajinan.
Baca juga: Berbagi di Bulan Ramadan, Kartini Perindo Riau Bagikan Takjil untuk Warga Pekanbaru
"Produk yang dihasilkan mulai dari sandal hotel, boneka, jepitan, kipas, tas, bunga, asesoris, hingga batik," terangnya. Panti Asuhan Bina Siwi merupakan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) milik masyarakat setempat, di bawah naungan Yayasan Ngudiraharjo.
Selain mengelola Panti Asuhan Bina Siwi, yayasan yang mulai beroperasi sejak 1989 ini, juga mengelola sekolah luar biasa (SLB) dan pelayanan bagi orang jompo atau lanjut usia (Lansia).
Warga panti asuhan juga dilatih berkesenian. Tiga kesenian yang telah dikuasai warga panti, dan beberapa kali dipentaskan ialah karawitan, campur sari, dan angklung. Satu lagi berkesenian hadrah, seperti yang menjadi suguhan saat acara buka puasa bersama di Next Hotel Yogyakarta.
Baca juga: Asyik Saling Tindih di Ranjang saat Sahur, Sepasang Pelajar Tanpa Baju Diseret Warga Keluar Rumah
Panti Asuhan Bina Siwi mulai berdiri tahun 1989 yang lalu, dan kini menampung sekitar 39 warga. Tidak tergantung dengan subsidi, baik dari pemerintah maupun perorangan. Panti Asuhan Bina Siwi ini beroperasi dengan cara berwirausaha, yakni memproduksi berbagai barang kerajinan.
Baca juga: Berbagi di Bulan Ramadan, Kartini Perindo Riau Bagikan Takjil untuk Warga Pekanbaru
"Produk yang dihasilkan mulai dari sandal hotel, boneka, jepitan, kipas, tas, bunga, asesoris, hingga batik," terangnya. Panti Asuhan Bina Siwi merupakan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) milik masyarakat setempat, di bawah naungan Yayasan Ngudiraharjo.
Selain mengelola Panti Asuhan Bina Siwi, yayasan yang mulai beroperasi sejak 1989 ini, juga mengelola sekolah luar biasa (SLB) dan pelayanan bagi orang jompo atau lanjut usia (Lansia).
Warga panti asuhan juga dilatih berkesenian. Tiga kesenian yang telah dikuasai warga panti, dan beberapa kali dipentaskan ialah karawitan, campur sari, dan angklung. Satu lagi berkesenian hadrah, seperti yang menjadi suguhan saat acara buka puasa bersama di Next Hotel Yogyakarta.
Baca juga: Asyik Saling Tindih di Ranjang saat Sahur, Sepasang Pelajar Tanpa Baju Diseret Warga Keluar Rumah
Lihat Juga :