Babinsa Kreatif, Sulap Limbah Kayu Jadi Karya Bermutu
Minggu, 19 Juli 2020 - 20:24 WIB
loading...
A
A
A
"Cara produksinya berbeda-beda. Kalau untuk lukisan kayu bakar ini, caranya setelah dipotong, kayu tersebut diampelas sampai rata, baru dilukis. Bisa disketsa dulu, bisa langsung dilukis dengan melihat contoh. Setelah itu dibakar menggunakan solder dan dilakukan finishing dengan disemprot cairan khusus," kata dia.
Ada dua jenis lukisan bakar buatan Yusuf dan anak buahnya ini. Yakni, pembakaran menggunakan solder dan laser. Penggunaan alat yang berbeda, kata Yusuf, menghasilkan kualitas yang berbeda pula.
Menurut dia, kualitas pembakaran menggunakan solder akan memberikan hasil lebih natural ketimbang memakai laser. Hanya saja waktu yang diperlukan cukup lama.
"Kalau pakai laser lebih kaku dan hasilnya memang lebih bagus kalau pakai solder. Untuk harga vareatif, paling murah gantungan kunci itu kisaran Rp5.000. Untuk mebeler Rp5 juta ke atas. Tergangtung ukuran dan motifnya," jelas Yusuf.
Tentara berpangkat kopda dua ini menuturkan, ikhawal dirinya menggeluti bisnis sampingan membuat lukisan bakar ini bermula dari rasa iseng. Yusuf yang sejak muda memang memiliki jiwa seni, mencoba membuat lukisan bakar untuk diberikan ke rekannya. Dari itu, kemudian timbul niat untuk memulai bisnis pembuatan lukisan bakar itu.
"Dari situ kemudian saya ada pesanan dari Kalimantan untuk dibuatkan lambang travel. Dia (pemesan) tahunya dari Facebook. Karena awalnya saya posting di Facebook saat memberikan hadiah itu," kata Yusuf.
Ada dua jenis lukisan bakar buatan Yusuf dan anak buahnya ini. Yakni, pembakaran menggunakan solder dan laser. Penggunaan alat yang berbeda, kata Yusuf, menghasilkan kualitas yang berbeda pula.
Menurut dia, kualitas pembakaran menggunakan solder akan memberikan hasil lebih natural ketimbang memakai laser. Hanya saja waktu yang diperlukan cukup lama.
"Kalau pakai laser lebih kaku dan hasilnya memang lebih bagus kalau pakai solder. Untuk harga vareatif, paling murah gantungan kunci itu kisaran Rp5.000. Untuk mebeler Rp5 juta ke atas. Tergangtung ukuran dan motifnya," jelas Yusuf.
Tentara berpangkat kopda dua ini menuturkan, ikhawal dirinya menggeluti bisnis sampingan membuat lukisan bakar ini bermula dari rasa iseng. Yusuf yang sejak muda memang memiliki jiwa seni, mencoba membuat lukisan bakar untuk diberikan ke rekannya. Dari itu, kemudian timbul niat untuk memulai bisnis pembuatan lukisan bakar itu.
"Dari situ kemudian saya ada pesanan dari Kalimantan untuk dibuatkan lambang travel. Dia (pemesan) tahunya dari Facebook. Karena awalnya saya posting di Facebook saat memberikan hadiah itu," kata Yusuf.
Lihat Juga :