BPKN Bakal Tanggapi Keluhan Soal Debt Collector hingga BPJS Kesehatan
Minggu, 19 Juli 2020 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
Keluhan konsumen lainnya yang akan menjadi fokus BPKN ke depan adalah perlunya peninjauan kembali besaran iuran BPJS Kesehatan. Saat itu, iuran BPJS Kesehatan sempat kembali ke tarif normal. Namun kini untuk kelas 2 dan 1 naik cukup signifikan.
Menurut dia, beberapa persoalan tersebut dia akan mengusulkan ke Forum Rapat Pleno Komisioner BPKN untuk dijadikan keputusan lembaga (BPKN). Sehingga BPKN bisa memberikan saran, partimbangan dan rekomendasi ke Kementerian/Lembaga terkait yang ditembuskan kepada DPR dan presiden. (BACA JUGA: Karyawan BP Jamsostek Tanjung Perak Gotong Royong Hijaukan Surabaya)
Lebih lanjut dia menjelaskan, banyak masalah yang banyak dikeluhkan konsumen dan perlu dioptimalkan oleh BPKN. Seperti masalah di sektor perumahan, jasa keuangan (terutama pinjaman online/fintech, investasi bodong, finance/leasing, asuransi, perbankan, perilaku debt collector).
Juga terkait iuran dan pelayanan BPJS Kesehatan, listrik, PDAM, produk impor, layanan ibadah haji & umroh, kehalalan, relaksasi kredit bagi UMKM, komoditas publik, dan lainnya.
Menurut dia, beberapa persoalan tersebut dia akan mengusulkan ke Forum Rapat Pleno Komisioner BPKN untuk dijadikan keputusan lembaga (BPKN). Sehingga BPKN bisa memberikan saran, partimbangan dan rekomendasi ke Kementerian/Lembaga terkait yang ditembuskan kepada DPR dan presiden. (BACA JUGA: Karyawan BP Jamsostek Tanjung Perak Gotong Royong Hijaukan Surabaya)
Lebih lanjut dia menjelaskan, banyak masalah yang banyak dikeluhkan konsumen dan perlu dioptimalkan oleh BPKN. Seperti masalah di sektor perumahan, jasa keuangan (terutama pinjaman online/fintech, investasi bodong, finance/leasing, asuransi, perbankan, perilaku debt collector).
Juga terkait iuran dan pelayanan BPJS Kesehatan, listrik, PDAM, produk impor, layanan ibadah haji & umroh, kehalalan, relaksasi kredit bagi UMKM, komoditas publik, dan lainnya.
(vit)
Lihat Juga :