BPKN Bakal Tanggapi Keluhan Soal Debt Collector hingga BPJS Kesehatan

Minggu, 19 Juli 2020 - 13:32 WIB
loading...
BPKN Bakal Tanggapi...
Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) bakal menyoroti banyaknya kelurahan masyarakat terkait debt collector atau penagih utang pinjaman online hingga iuran BPJS Kesehatan yang dinilai memberatkan konsumen. (Foto/Ilustrasi/SINDOnews)
A A A
BANDUNG - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) bakal menyoroti banyaknya kelurahan masyarakat terkait debt collector pinjaman online hingga iuran BPJS Kesehatan yang dinilai memberatkan konsumen.

Anggota BPKN Firman Turmantara mengatakan, ada beberapa persoalan yang bakal menjadi fokus dirinya di BPKN agar segera mendapat perhatian para pihak. Hal itu didasarkan pada banyaknya keluhan masyarakat atas berbagai persoalan tersebut.

"Banyak konsumen terdampak COVID-19 yang mengeluhkan sulitnya memperoleh program relaksasi atau kelonggaran membayar cicilan. Bahkan, pada pelaksananya, program ini tidak mudah bahkan cenderung menambah beban konsumen dengan persyaratan baru," kata Firman, Minggu (19/7/2020). (BACA JUGA: Ban Pecah, Mobil Pengangkut Belasan Kambing Kurban Alami Kecelakaan di Tol Jagorawi)

Tak hanya itu, pihaknya juga akan membuat rekomendasi atas perilaku kasar debt collector di masa pandemi ini. Padahal, konsumen mengalami penurunan pendapatan secara tajam. Bahkan banyak yang tidak ada pendapatan sama sekali.

"Konsumen pinjaman online atau fintech juga banyak mengeluhkan soal ini. Padahal mereka juga terdampak COVID-19," jelas dia.

Keluhan konsumen lainnya yang akan menjadi fokus BPKN ke depan adalah perlunya peninjauan kembali besaran iuran BPJS Kesehatan. Saat itu, iuran BPJS Kesehatan sempat kembali ke tarif normal. Namun kini untuk kelas 2 dan 1 naik cukup signifikan.

Menurut dia, beberapa persoalan tersebut dia akan mengusulkan ke Forum Rapat Pleno Komisioner BPKN untuk dijadikan keputusan lembaga (BPKN). Sehingga BPKN bisa memberikan saran, partimbangan dan rekomendasi ke Kementerian/Lembaga terkait yang ditembuskan kepada DPR dan presiden. (BACA JUGA: Karyawan BP Jamsostek Tanjung Perak Gotong Royong Hijaukan Surabaya)

Lebih lanjut dia menjelaskan, banyak masalah yang banyak dikeluhkan konsumen dan perlu dioptimalkan oleh BPKN. Seperti masalah di sektor perumahan, jasa keuangan (terutama pinjaman online/fintech, investasi bodong, finance/leasing, asuransi, perbankan, perilaku debt collector).

Juga terkait iuran dan pelayanan BPJS Kesehatan, listrik, PDAM, produk impor, layanan ibadah haji & umroh, kehalalan, relaksasi kredit bagi UMKM, komoditas publik, dan lainnya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Debt Collector dan Warga...
Debt Collector dan Warga di Jaktim Bentrok, Kapolsek Cakung: Sudah Kondusif
2 Debt Collector Jadi...
2 Debt Collector Jadi Buronan Kasus Penusukan Advokat, Polda Metro Ungkap Perannya
Polda Metro Jaya Tangkap...
Polda Metro Jaya Tangkap Debt Collector yang Tusuk Advokat di Tangsel
Polisi Tangkap Pelaku...
Polisi Tangkap Pelaku Pembakaran Kios di Kalibata Akibat Mata Elang Tewas Dikeroyok
Penagihan Paksa Mata...
Penagihan Paksa Mata Elang Menjurus Aksi Premanisme
Belum Tangkap Pembakar...
Belum Tangkap Pembakar Lapak Pedagang di Kalibata, Polda Metro: Masih Penyelidikan
Sarwendah Ungkap Alasan...
Sarwendah Ungkap Alasan Pindah Rumah, Didatangi Debt Collector hingga Ancaman Dilelang
Iuran BPJS Kesehatan...
Iuran BPJS Kesehatan Bakal Naik, Cek Tarif yang Berlaku Saat Ini
Legislator PDIP Usulkan...
Legislator PDIP Usulkan Pemerintah Gratiskan Iuran BPJS Kesehatan
Rekomendasi
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Polisi Bakal Panggil...
Polisi Bakal Panggil Pengemudi Alphard dan Satpam yang Terlibat Cekcok di Bundaran HI
Sekda Tangsel Bambang...
Sekda Tangsel Bambang Ingatkan ASN Berikan Pelayanan Publik Sesuai Standar
Pramono Ungkap Alphard...
Pramono Ungkap Alphard Penerobos Lampu Merah di Bundaran HI Pakai Pelat Palsu
Minta Satpam Tak Dipecat,...
Minta Satpam Tak Dipecat, Pramono Ungkap CCTV Alphard Terobos Lampu Merah di Bundaran HI
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved