Jabar Pasang Target Suntik Vaksin 3,9 Juta Balita Tangkal Wabah Polio
Selasa, 28 Maret 2023 - 00:17 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, pihaknya pun telah merapatkan barisan bersama pemerintah kabupaten/kota untuk menyikapi polio secara bersama-sama dimana seluruh kabupaten/kota akan melakukan pelatihan pemberian vaksin polio pada Rabu 29 Maret 2023 nanti.
Bersamaan dengan itu, pihaknya juga menyampaikan target vaksin polio untuk setiap kota maupun kabupaten guna mencapai target 3,9 juta vaksin secara keseluruhan.
"Serempak semua tanggal 29 (Maret 2023) pelatihan dengan kepala daerah, bupati, wali kota se-Jabar, termasuk Dinas Kesehatan-nya," jelasnya. Baca juga: Pemprov DKI Sebut 476.128 Masyarakat Telah Vaksin Booster Kedua Covid-19
Mengingat vaksin polio akan diberikan untuk anak usia 0-5 tahun, lanjut Dedi, maka pihaknya pun akan menyasar dinas pendidikan kabupaten/kota.
Adapun Terkait ketersediaan vaksin, saat ini pihaknya tengah menunggu permohonan Pemprov Jabar dapat diterima oleh WHO. "Karena ternyata umur 0-5 tahun ini banyak juga anak-anak yang masuk di PAUD dan playgrup. Jadi kita akan masuk ke sana," tuturnya.
Disinggung temuan kasus positif polio di Purwakarta beberapa waktu lalu, menurut Dedi, hal itu menunjukan bahwa surveilans polio yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dapat memenuhi target atau aktif.
Artinya, keaktivan surveilans penyakit akibat virus polio yang dilakukan Dinkes provinsi itu menjadi deteksi dini. Sehingga muncul keputusan yang harus dilakukan terkait dengan status kejadian luar biasa (KLB).
Bersamaan dengan itu, pihaknya juga menyampaikan target vaksin polio untuk setiap kota maupun kabupaten guna mencapai target 3,9 juta vaksin secara keseluruhan.
"Serempak semua tanggal 29 (Maret 2023) pelatihan dengan kepala daerah, bupati, wali kota se-Jabar, termasuk Dinas Kesehatan-nya," jelasnya. Baca juga: Pemprov DKI Sebut 476.128 Masyarakat Telah Vaksin Booster Kedua Covid-19
Mengingat vaksin polio akan diberikan untuk anak usia 0-5 tahun, lanjut Dedi, maka pihaknya pun akan menyasar dinas pendidikan kabupaten/kota.
Adapun Terkait ketersediaan vaksin, saat ini pihaknya tengah menunggu permohonan Pemprov Jabar dapat diterima oleh WHO. "Karena ternyata umur 0-5 tahun ini banyak juga anak-anak yang masuk di PAUD dan playgrup. Jadi kita akan masuk ke sana," tuturnya.
Disinggung temuan kasus positif polio di Purwakarta beberapa waktu lalu, menurut Dedi, hal itu menunjukan bahwa surveilans polio yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dapat memenuhi target atau aktif.
Artinya, keaktivan surveilans penyakit akibat virus polio yang dilakukan Dinkes provinsi itu menjadi deteksi dini. Sehingga muncul keputusan yang harus dilakukan terkait dengan status kejadian luar biasa (KLB).
Lihat Juga :