Akurasi Data Pemilih, Salah Satu Kunci Sukses Pilkada
Sabtu, 18 Juli 2020 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Didampingi Rochimudin, kordinator divisi Teknik dan Penyelenggaraan KPU Kendal, dan jajaran Pengawas Pemilihan Kecamatan (PPK) beserta Penitia Pemungutan Suara (PPS), KPU melakukan kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) yang digelar secara serentak hari ini. Selain jajaran KPU, tampak hadir pengawas pemilu kecamatan (Panwascam) dan jajarannya.
Rochimudin menjelaskan, kegiatan coklit serentak dilakukan secara simbolis kepada sejumlah tokoh masyarakat. Selain mendatangi Ketua DPRD, KPU melakukan coklit kepada jajaran Forkopimda yang lainnya.
“Ada 7 tokoh yang didatangi PPDP yakni Bupati Kendal, Ketua DPRD, Sekda, Ketua FKUB, Ketua MUI, Ketua PD Muhammadiyah dan Ketua PC NU Kendal,” jelasnya.(Baca juga : Komisi C DPRD Ungkap Fasilitas Terminal dan Pelabuhan Kendal Tak Terawat )
Ditambahkan, coklit sebenarnya telah dilakukan sejak tanggal 15 Juli dan akan berlangsung hingga 13 Agustus 2020. PPDP akan mendatangi rumah warga untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih. Selama menjalankan tugasnya, PPDP akan menerapkan protokol kesehatan.
"KPU melakukan pemutakhiran data pemilih melalui gerakan coklit serentak yang dilakukan dengan cara mengakses situs lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Gerakan ini memudahkan masyarakat untuk mengawasi proses konfirmasi data pemilih di tengah pandemi COVID-19," terangnya.(Baca juga : New Normal, DPRD Kendal Dorong DPMPTSP Gairahkan Investasi dan Bisnis )
Rochimudin menjelaskan, kegiatan coklit serentak dilakukan secara simbolis kepada sejumlah tokoh masyarakat. Selain mendatangi Ketua DPRD, KPU melakukan coklit kepada jajaran Forkopimda yang lainnya.
“Ada 7 tokoh yang didatangi PPDP yakni Bupati Kendal, Ketua DPRD, Sekda, Ketua FKUB, Ketua MUI, Ketua PD Muhammadiyah dan Ketua PC NU Kendal,” jelasnya.(Baca juga : Komisi C DPRD Ungkap Fasilitas Terminal dan Pelabuhan Kendal Tak Terawat )
Ditambahkan, coklit sebenarnya telah dilakukan sejak tanggal 15 Juli dan akan berlangsung hingga 13 Agustus 2020. PPDP akan mendatangi rumah warga untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih. Selama menjalankan tugasnya, PPDP akan menerapkan protokol kesehatan.
"KPU melakukan pemutakhiran data pemilih melalui gerakan coklit serentak yang dilakukan dengan cara mengakses situs lindungihakpilihmu.kpu.go.id. Gerakan ini memudahkan masyarakat untuk mengawasi proses konfirmasi data pemilih di tengah pandemi COVID-19," terangnya.(Baca juga : New Normal, DPRD Kendal Dorong DPMPTSP Gairahkan Investasi dan Bisnis )
(nun)
Lihat Juga :