New Normal, DPRD Kendal Dorong DPMPTSP Gairahkan Investasi dan Bisnis
Kamis, 18 Juni 2020 - 17:56 WIB
loading...
Komisi B DPRD Kendal mengunjungi Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu pintu (DPMPTSP). FOTO : Istimewa
A
A
A
KENDAL - Iklim investasi dan usaha yang lesu akibat pandemi COVID-19 diharapkan dapat kembali menggeliat memasuki masa new normal. Bahasan itu mengemuka dalam kunjungan kerja Komisi B DPRD Kendal ke kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu pintu (DPMPTSP), Kamis (18/6/2020).
Kepala DMPTSP Kendal Anang Widiasmoro mengatakan pandemi COVID-19 berimbas pada menurunnya pendapatan dari sektor investasi dan perizinan usaha. Hingga triwulan kedua tahun ini investasi yang masuk sebesar Rp328 miliar.
"Di tahun sebelumnya, target pendapatan sebesar Rp1,6 triliun sudah bisa terpenuhi di triwulan kedua ini. Harapan kami, dengan new normal ini, investasi dan usaha bisa kembali pulih," terang Anang.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi B, Dian Alfat Muchammad mengatakan, pihaknya mendukung upaya mitra OPD-nya untuk kembali menggeliatkan sektor perizinan sebagai penyokong masuknya investasi dan usaha.
“Kami minta DMPTSP memperketat perizinan. Terutama bagi investor yang akan masuk agar benar-benar diseleksi. Baik itu rekam jejaknya juga komitmennya ke daerah. Ini penting agar kejadian yang lalu tidak terulang lagi. Investor yang masuk harus dipastikan serius dan punya komitmen,” tegasnya.
Kepala DMPTSP Kendal Anang Widiasmoro mengatakan pandemi COVID-19 berimbas pada menurunnya pendapatan dari sektor investasi dan perizinan usaha. Hingga triwulan kedua tahun ini investasi yang masuk sebesar Rp328 miliar.
"Di tahun sebelumnya, target pendapatan sebesar Rp1,6 triliun sudah bisa terpenuhi di triwulan kedua ini. Harapan kami, dengan new normal ini, investasi dan usaha bisa kembali pulih," terang Anang.
Menanggapi hal itu, Ketua Komisi B, Dian Alfat Muchammad mengatakan, pihaknya mendukung upaya mitra OPD-nya untuk kembali menggeliatkan sektor perizinan sebagai penyokong masuknya investasi dan usaha.
“Kami minta DMPTSP memperketat perizinan. Terutama bagi investor yang akan masuk agar benar-benar diseleksi. Baik itu rekam jejaknya juga komitmennya ke daerah. Ini penting agar kejadian yang lalu tidak terulang lagi. Investor yang masuk harus dipastikan serius dan punya komitmen,” tegasnya.
Lihat Juga :