Masjid Kayu, Jejak Peradaban Islam di Langkat Berusia 298 Tahun
Sabtu, 25 Maret 2023 - 08:41 WIB
loading...
Masjid kayu di Desa Bingai, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menjadi salah satu bukti jejak peradaban Islam yang berdiri sejak tahun 1725. Foto/iNews TV/Muhammad Hijrah Lubis
A
A
A
LANGKAT - Bangunan masjid yang terbuat dari kayu, berdiri megah di tepian sungai. Hampir seluruh dinding luarnya, kini dicat berwarna kuning. Tiang-tiang kayu, terlihat masih kokoh berdiri dan tak lapuk dimakan usia.
Baca juga: 4 Masjid Tertua di Sulawesi Utara Saksi Peradaban Islam
Sejumlah ornamen kuno, masih dipertahankan menghiasi dinding-dinding masjid. Siapa sangka, masjid kayu tersebut telah berdiri sejak tahun 1725. Kini usianya telah mencapai 298 tahun, namun masih kokoh berdiri dan dijadikan tempat bersembahyang warga.
Masjid kayu tersebut berdiri di tepian sungai yang ada di Desa Bingai, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Masjid yang didirikan oleh Syekh Baka, dan Syekh Zabar itu, menjadi jejak peradaban Islam di bumi Langkat.
Baca juga: 4 Masjid Tertua di Sulawesi Utara Saksi Peradaban Islam
Sejumlah ornamen kuno, masih dipertahankan menghiasi dinding-dinding masjid. Siapa sangka, masjid kayu tersebut telah berdiri sejak tahun 1725. Kini usianya telah mencapai 298 tahun, namun masih kokoh berdiri dan dijadikan tempat bersembahyang warga.
Masjid kayu tersebut berdiri di tepian sungai yang ada di Desa Bingai, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Masjid yang didirikan oleh Syekh Baka, dan Syekh Zabar itu, menjadi jejak peradaban Islam di bumi Langkat.
Lihat Juga :