Putus Mata Rantai, 598.065 Warga Jatim Jalani Rapid Test COVID-19

Sabtu, 18 Juli 2020 - 16:19 WIB
loading...
Putus Mata Rantai, 598.065...
Pemprov Jatim terus memasifkan upaya testing, tracing, and treatment (3T) dalam penanggulangan COVID-19. Foto/ilustrasi
A A A
SURABAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) terus memasifkan upaya testing, tracing, and treatment (3T) dalam penanggulangan COVID-19 . Langkah 3T ini untuk memutus mata rantai penularan virus corona.

Per Jumat (17/7), jumlah warga Jatim yang sudah rapid test massal mencapai 598.065 orang. Masifnya tes cepat massal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk memperbanyak testing dan tracing serta treatment pada masyarakat yang terpapar COVID-19 di Jatim.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa, sejauh ini Jatim masih menjadi provinsi tertinggi secara nasional yang telah melakukan tes cepat secara massal. (Baca juga: Banjir 7,9 Meter Rendam Pemukiman Warga di Wajo Sulsel, Ribuan Orang Mengungsi )

“Test dan tracing massal yang kita lakukan menyasar PDP dan juga OTG,mereka yang suspect dan kontak erat, karena persentase potensi OTG saat ini terus meningkat," kata Khofifah, Sabtu (18/7/2020).

Rapid test massal Jatim dilakukan pula pada penemuan klaster baru dan hasil temuan tracing. Sehingga hal ini akan memperbanyak tes pada warga Jatim yang dideteksi positif COVID-19. Secara terintegrasi, tes massal dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, Dinkes Kabupaten Kota serta juga oleh Tim COVID-19 Hunter.

Sedangkan untuk jumlah warga Jatim yang sudah dites melalui swab adalah dengan dilakukan tes swab PCR ada sebanyak 96.936 spesimen. (Baca juga: Positif COVID-19 Blitar Melonjak Jadi 93 Pasien, RS Overload )

Proporsi kumulatif spesimen Jatim mencapai 2.348 per juta penduduk. Hal tersebut sebagaimana data yang disampaikan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim.

“Sampai saat ini kita sudah punya 27 laboratorium pemeriksaan PCR. Jumlahnya terus meningkat karena sebelumnya ada 11 titik lab. Dan selain itu kita juga ada 17 laboratorium yang menggunakan TCM. Dan hari ini kita juga baru saja meluncurkan mobile molecular laboratory yang akan mempercepat dan perluasan tes swab PCR bagi yang suspect maupun kontak erat," tegas Khofifah. (Baca juga: Tak Hanya Gibran, 7 Jago PDIP Ini Berpotensi Lawan Kotak Kosong )

Khusus mobile molecular laboratory yang baru diluncurkan kemarin pagi, diketahui memiliki kapasitas hingga 300 spesimen dalam sehari. Sehingga dapat membantu percepatan uji spesimen di Jatim. Dengan jumlah laboratorium untuk tes yang kian meningkat diiringi dengan tes yang kian masif maka akan mempercepat proses tes spesimen dan hasil semakin cepat diketahui. Otomatis dengan kondisi tersebut penanganan bisa segera dilaksanakan.

Menurut Khofifah, dengan tes yang kian masif maka jumlah kasus yang ditemukan tentu semakin bertambah. Namun hal tersebut juga dibarengi dengan penyiapan sistem kuratif dan penanganannya. Seperti saat ini Jatim telah memiliki one gate referral system atau sistem rujukan utama untuk pelayanan kuratif.

Sebanyak 127 rumah sakit rujukan penanganan COVID-19 direncanakan terintegrasi di sistem ini. Di tahap awal ini sudah ada sebanyak 31 rumah sakit di Surabaya Raya yang terintegrasi. “Evakuasi yang cepat, penanganan yang cepat dan tepat maka otomatis mempercepat kesembuhan,” tegas Khofifah.

Angka kesembuhan ini menjadi satu capaian yang patut diapresiasi di Jatim, dimana dalam sepuluh hari berturut-turut, Jatim menjadi provinsi yang paling banyak menyumbang angka kesembuhan secara nasional.

“Kami terus berupaya dan optimis bahwa angka kesembuhan COVID-19 di Jatim yang terus meningkat ini bisa membuat Jatim segera melalui masa darurat pandemi sesuai dengan instruksi Pak Presiden,” pungkas Khofifah.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Warga Urus Sertifikat,...
Bantu Warga Urus Sertifikat, 40 Kantor Pertahanan di Jatim Tetap Beroperasi saat Lebaran
KPK Bakal Hadirkan Khofifah...
KPK Bakal Hadirkan Khofifah sebagai Saksi Sidang Korupsi Dana Hibah Pokir DPRD Jatim
Kepala BSKDN Ajak ASN...
Kepala BSKDN Ajak ASN Jatim Bangun Kebijakan Berdampak Berbasis SDM dan Digital
Pelaku Usaha IHT Madura...
Pelaku Usaha IHT Madura Minta Pemerintah Pusat Lakukan Pembinaan
Santri Pesantren Teknologi...
Santri Pesantren Teknologi Majapahit Juara 1 JYCC 2025, Temukan Inovasi Deteksi Autisme
Cetak Inovator Birokrasi...
Cetak Inovator Birokrasi Indonesia, LAN dan Pemprov Jatim Gelar ASN LIFT Expo 2025,
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
Sidang Korupsi Dana...
Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon 30 Persen
Dihadirkan KPK, Khofifah...
Dihadirkan KPK, Khofifah Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hibah Dana Jatim pada Kamis Ini
Rekomendasi
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Berita Terkini
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved