Asal Usul Nama dan Sejarah Banyumas, Wilayah Bagian dari Kadipaten Wirasaba Purbalingga
Sabtu, 18 Maret 2023 - 16:28 WIB
loading...
A
A
A
Menantu dari Adipati Wirasaba yaitu Raden Joko Kaiman kemudian menjadi penguasa baru Kadipaten Wirasaba. Setelah menjadi seorang Adipati, Raden Joko Kaiman kemudian bergelar Adipati Wargo Utomo ke II, karena Adipati Wirasaba yang dibunuh itu bergelar Adipati Wargo Utomo I.
Dalam sejarahnya, Adipati Wargo Utomo ke II kemudian mendapat sebuah wangsit untuk membuka wilayah baru yang berada di barat laut Desa Kejawar yang terdapat pohon tembaga.
Maka dari itu dirinya kemudian mencari pohon tembaga tersebut setelah mendapatkan wangsit dari ayah dan ibu angkatnya, yakni Kyai Mranggi dan Nyai Mranggi.
Baca juga: Asal Usul dan Sejarah Lamongan, Wilayah yang Disahkan Kanjeng Sunan Giri
Pada saat itu dirinya menyampaikan isi dari wangsit yang didapatnya, dan orang tua angkatnya itu memastikan jika wangsit tersebut merupakan bisikan dari yang maha kuasa.
Adipati Wargo Utomo pun langsung mencari pohon tembaga berdasarkan wangsit yang didapatkannya itu dan menuju arah barat laut dari Desa Kejawar yang kala itu masih berupa rawa.
"Di rawa ini terdapat banyak pohon-pohon, sehingga disebut hutan. Anehnya, Adipati Wargo Utomo ke II, bersama orangtua angkat dan para pengikutnya dari Wirasaba bisa menunjuk dan bisa memastikan bahwa inilah pohon tembaga," kata Eyang Gito.
Dalam sejarahnya, Adipati Wargo Utomo ke II kemudian mendapat sebuah wangsit untuk membuka wilayah baru yang berada di barat laut Desa Kejawar yang terdapat pohon tembaga.
Maka dari itu dirinya kemudian mencari pohon tembaga tersebut setelah mendapatkan wangsit dari ayah dan ibu angkatnya, yakni Kyai Mranggi dan Nyai Mranggi.
Baca juga: Asal Usul dan Sejarah Lamongan, Wilayah yang Disahkan Kanjeng Sunan Giri
Pada saat itu dirinya menyampaikan isi dari wangsit yang didapatnya, dan orang tua angkatnya itu memastikan jika wangsit tersebut merupakan bisikan dari yang maha kuasa.
Adipati Wargo Utomo pun langsung mencari pohon tembaga berdasarkan wangsit yang didapatkannya itu dan menuju arah barat laut dari Desa Kejawar yang kala itu masih berupa rawa.
"Di rawa ini terdapat banyak pohon-pohon, sehingga disebut hutan. Anehnya, Adipati Wargo Utomo ke II, bersama orangtua angkat dan para pengikutnya dari Wirasaba bisa menunjuk dan bisa memastikan bahwa inilah pohon tembaga," kata Eyang Gito.
Lihat Juga :