Pengakuan Raymond, Anak Buah Wahyu Kenzo soal Investasi Bodong Trading ATG

Jum'at, 17 Maret 2023 - 03:05 WIB
loading...
Pengakuan Raymond, Anak...
Raymound Enovan (RE) tersangka baru investasi bodong robot trading Auto Trade Gold (ATG) anak buah Wahyu Kenzo saat dihadirkan dalam gelar perkara di Mapolres Malang Kota, Kamis (16/3/2023). Foto: MPI/Avirista Midada
A A A
MALANG - Raymound Enovan (RE) tersangka baru investasi bodong robot trading Auto Trade Gold (ATG) milik Wahyu Kenzo hanya bisa tertunduk lesu saat digelandang di Polresta Malang Kota. Dia ikut dijerat karena mendapat keuntungan dari bisnis bodong yang dikelola oleh Wahyu Kenzo.

Kepada awak media, Raymound mengakui menyadari ada ketidakberesan bisnis ATG yang dikelola oleh Wahyu Kenzo. Apalagi dia juga berkaca pada bisnis robot trading lainnya bermunculan seperti pada Kasus Doni Salmanan dan Indra Kenz.

“Menyadari karena setelah kasus robot trading yang lain sudah mulai bermunculan merasa sudah ATG sama saja,” kata Raymound di hadapan media di Polresta Malang Kota, Kamis (16/3/2023).

Baca juga: Terungkap! Wahyu Kenzo Raup Keuntungan dari Uang yang Disetorkan Anggota

Raymound juga berkilah pergantian aplikasi dari versi satu ke dua pada aplikasi ATG membuat masyarakat atau anggota yang bergabung pada ATG tidak bisa mendapatkan withdraw (WD) dalam bentuk uang. Dia sendiri memiliki setidaknya 7.000 anggota yang harus diprospek dan terus ditugasi oleh Wahyu Kenzo untuk merekrut anggota baru.

“Mungkin pergantian ke versi dua itu sudah mulai tidak bisa WD sekitar bulan April 2022. Member 7 ribuan,” ucapnya.



Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, tersangka Raymound ini mendapat keuntungan Rp 10 miliar dari para anggota ATG. Keuntungan ini didapat dari setoran per satu transaksi anggota sebesar Rp1.000 dari Rp 15.000 nilai kurs rupiah terhadap dollar Amerika yang diterapkan ATG.

Artinya jika dikalikan 7.000 anggota kisaran uang yang didapat Rp 7 juta untuk satu transaksi anggota.

“Keuntungan dia sekitar 10 miliar. 14 ribu diputar, tanpa sepengetahuan founder, withdraw dipilih mendapatkan, termasuk dimasukkan untuk kepentingan pribadi dan memanfaatkan aset dan barang mewah pribadi," kata Budi Hermanto.

Baca juga: Dalami Perkara Robot Trading, Polisi Periksa Istri Wahyu Kenzo

Sebelumnya diberitakan, Polresta Malang Kota telah menetapkan dua tersangka yakni Wahyu Kenzo selaku pemilik ATG dan Raymound Enovan sebagai founder atau manajer wilayah. Keduanya ditetapkan tersangka setelah polisi memeriksa sejumlah saksi dan keterangan para korban, lengkap dengan dokumen yang diamankan.

Polisi sendiri telah melakukan pemeriksaan dua orang dari istri Wahyu Kenzo dan anak buahnya Desi yang bertugas sebagai pengepul atau koordinator uang yang disetorkan oleh anggota ATG.

Pemeriksaan terhadap perempuan bernama Anggie Maulida itu seputar aset sampai persoalan robot trading ATG. Selain Anggie, penyidik juga memanggil Desi yang memiliki peran mengumpulkan dana member robot ATG.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Dugaan Pelecehan...
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Dokter AYP Dicecar 50 Pertanyaan
RS Persada Belum Beri...
RS Persada Belum Beri Akses CCTV untuk Penyelidikan Dugaan Pelecehan Oknum Dokter
Pekerja Migran Indonesia...
Pekerja Migran Indonesia Diminta Waspada Terhadap Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
Mahasiswa PTN di Malang...
Mahasiswa PTN di Malang Bunuh Diri Lompat dari Jembatan Tunggulmas
Kasus Kebakaran Pasar...
Kasus Kebakaran Pasar Comboran Malang Diduga Akibat Kelalaian, Ini Respons Polisi
Penipuan Investasi Emas...
Penipuan Investasi Emas hingga Miliaran Rupiah, Karyawan Bank di Tulungagung Diringkus Polisi
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
KPK Pamer Uang Rampasan...
KPK Pamer Uang Rampasan Rp300 Miliar: Dititipkan ke Rekening Penampungan
OJK Berangus 1.556 Pinjol...
OJK Berangus 1.556 Pinjol Ilegal dan Blokir 285 Investasi Bodong
Rekomendasi
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Pangkormar Pimpin Sertijab...
Pangkormar Pimpin Sertijab 7 Jabatan Strategis, Danbrigif 4 Mar/BS hingga Dandenjaka
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Berita Terkini
Sidang Vonis Nadiem...
Sidang Vonis Nadiem Makarim Dijaga 171 Personel Gabungan
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, 68 Mitra Binaan di Medan Ikuti Program Sarinah Pandu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved