Banjir Terjang Musi Rawas, Begini Penampakan Warga Bertahan di Atap Rumah
Senin, 13 Maret 2023 - 01:53 WIB
loading...
Warga korban banjir di Kabupaten Muswi Rawas, Sumatera Selatan, terpaksa bertahan di atap rumah. Foto/MPI/Era Neizma Wedya
A
A
A
MUSI RAWAS - Banjir menerjang wilayah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Ratusan rumah di sejumlah desa di dua kecamatan, yakni Kecamatan Muara Kelingi, dan Kecamatan BTS Ulu Cecar, tergenang banjir hingga setinggi 1,5-5 meter.
Baca juga: Ribuan Keluarga Dari 3 Dusun di Tasikmalaya Kebanjiran
Untuk bertahan, warga korban banjir harus menempati atap-atap rumah mereka, karena kondisi di dalam rumah sudah tenggelam. Banjir tersebut terus meluas, dan dari data BPBD Kabupaten Musi Rawas, ada sekitar 300 rumah warga yang terdampak banjir setinggi 1,5-5 meter.
"Perkembangan banjir untuk saat ini, telah meluas ke desa lainnya akibat luapan sungai," kata Kasi Kedaruratam dan Logistik BPBD Kabupaten Musi Rawas, Eko. Dia mengaku saat ini tengah berada di wilayah Kecamatan Muara Kelingi, yang terdampak banjir paling parah.
Baca juga: Petasan Meledak di Kasembon Malang, 1 Tewas dan 2 Terluka
Banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Muara Kelingi, meremdam sejumlah desa dan kelurahan. Yakni Desa Lubuk Tua, Desa Lubuk Muda, Desa Tanjung, Desa Binjai, Desa Pulau Panggung, Desa Bingin Jungut, dan Kelurahan Muara Kelingi.
![Banjir Terjang Musi Rawas, Begini Penampakan Warga Bertahan di Atap Rumah]()
"Ketinggian air di kelurahan itu sampai 5 meter, di tempat lainnya mencapai ketinggian 1-1,5 meter," ujar Eko. Dari data sementara, ada 300 rumah di Kecamatan Muara Kelingi yang terendam banjir, serta satu jembatan gantung di Desa Pulau Panggung putus diterjang luapan Sungai Musi.
![Banjir Terjang Musi Rawas, Begini Penampakan Warga Bertahan di Atap Rumah]()
Baca juga: Gunung Merapi Meletus di Sabtu Legi, Ini Penampakannya
Eko mengatakan, terus melakukan koordinasi, pendataan, dan pemantauan di lokasi banjir. Sungai Musi meluap hingga menerjang desa-desa di Kecamatan Muara Kelingi, dan Kecamatan BTS Ulu Cecar, akibat hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir.
Baca juga: Ribuan Keluarga Dari 3 Dusun di Tasikmalaya Kebanjiran
Untuk bertahan, warga korban banjir harus menempati atap-atap rumah mereka, karena kondisi di dalam rumah sudah tenggelam. Banjir tersebut terus meluas, dan dari data BPBD Kabupaten Musi Rawas, ada sekitar 300 rumah warga yang terdampak banjir setinggi 1,5-5 meter.
"Perkembangan banjir untuk saat ini, telah meluas ke desa lainnya akibat luapan sungai," kata Kasi Kedaruratam dan Logistik BPBD Kabupaten Musi Rawas, Eko. Dia mengaku saat ini tengah berada di wilayah Kecamatan Muara Kelingi, yang terdampak banjir paling parah.
Baca juga: Petasan Meledak di Kasembon Malang, 1 Tewas dan 2 Terluka
Banjir yang menerjang wilayah Kecamatan Muara Kelingi, meremdam sejumlah desa dan kelurahan. Yakni Desa Lubuk Tua, Desa Lubuk Muda, Desa Tanjung, Desa Binjai, Desa Pulau Panggung, Desa Bingin Jungut, dan Kelurahan Muara Kelingi.

"Ketinggian air di kelurahan itu sampai 5 meter, di tempat lainnya mencapai ketinggian 1-1,5 meter," ujar Eko. Dari data sementara, ada 300 rumah di Kecamatan Muara Kelingi yang terendam banjir, serta satu jembatan gantung di Desa Pulau Panggung putus diterjang luapan Sungai Musi.

Baca juga: Gunung Merapi Meletus di Sabtu Legi, Ini Penampakannya
Eko mengatakan, terus melakukan koordinasi, pendataan, dan pemantauan di lokasi banjir. Sungai Musi meluap hingga menerjang desa-desa di Kecamatan Muara Kelingi, dan Kecamatan BTS Ulu Cecar, akibat hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir.
(eyt)
Lihat Juga :