Marah Tak Ditemui Bupati Blitar, Pendemo Ricuh Coba Robohkan Pagar Kantor
Rabu, 08 Maret 2023 - 17:21 WIB
loading...
A
A
A
Dalam orasinya, mereka mengeluhkan pendirian tower seluler di tengah permukiman warga Dusun Tejo. Proses pendirian tower seluler dituding telah mengibuli warga.
Sebab pada awal sosialisasi tahun 2007, dikatakan pendirian tower hanya bersifat uji coba. Namun belakangan diketahui tower yang berdiri sudah mengalami perpanjangan kontrak tiga kali. “Ternyata kontraknya diperpanjang tiga kali,” ketus Joko.
Baca juga: Tragis! Santri di Bangkalan Tewas Dikeroyok Senior di Pondok Pesantren
Selain proses pendirian yang dinilai akal-akalan, keberadaan tower seluler disinyalir berdampak pada kesehatan warga.
Sedikitnya ada 10 warga yang kini terus mengalami sakit-sakitan. Penyebab sakit diduga efek radiasi keberadaan tower seluler. Atas dasar semua itu, warga meminta Bupati Blitar Rini Syarifah mencabut izin (IMB) pendirian tower.
“Sangat berharap kebijakan bupati mencabut IMB, karena banyak warga mengalami gangguan kesehatan. Mulai ada yang stroke,” papar Joko.
Sayangnya, Bupati Blitar Rini Syarifah yang diharapkan bisa menemui pengunjuk rasa, justru tidak terlihat. Pengunjuk rasa hanya ditemui sejumlah petugas Satpol PP yang berjaga di depan pintu Kantor Pemkab yang tertutup rapat.
Sebab pada awal sosialisasi tahun 2007, dikatakan pendirian tower hanya bersifat uji coba. Namun belakangan diketahui tower yang berdiri sudah mengalami perpanjangan kontrak tiga kali. “Ternyata kontraknya diperpanjang tiga kali,” ketus Joko.
Baca juga: Tragis! Santri di Bangkalan Tewas Dikeroyok Senior di Pondok Pesantren
Selain proses pendirian yang dinilai akal-akalan, keberadaan tower seluler disinyalir berdampak pada kesehatan warga.
Sedikitnya ada 10 warga yang kini terus mengalami sakit-sakitan. Penyebab sakit diduga efek radiasi keberadaan tower seluler. Atas dasar semua itu, warga meminta Bupati Blitar Rini Syarifah mencabut izin (IMB) pendirian tower.
“Sangat berharap kebijakan bupati mencabut IMB, karena banyak warga mengalami gangguan kesehatan. Mulai ada yang stroke,” papar Joko.
Sayangnya, Bupati Blitar Rini Syarifah yang diharapkan bisa menemui pengunjuk rasa, justru tidak terlihat. Pengunjuk rasa hanya ditemui sejumlah petugas Satpol PP yang berjaga di depan pintu Kantor Pemkab yang tertutup rapat.
Lihat Juga :