Jejak Pelacuran di Masa Kolonial Belanda Selalu Hidup Berdampingan dengan Pabrik Gula

Selasa, 07 Maret 2023 - 17:20 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Serangan Umum 1 Maret 1949, Panglima Militer Belanda Kaget Saksikan Ribuan Orang Masuk Yogyakarta

Protes keras membuat keinginan para pria Eropa memelihara gundik menjadi menurun. Namun dampaknya, muncul praktik prostitusi. Para kuli perempuan yang kekurangan uang mulai menjajakan diri.

Siang hari bekerja dengan tangannya, dan malam hari berkeringat dengan tubuhnya. Pelanggan mereka bukan hanya golongan majikan, yakni mandor atau asisten ondernemer, melainkan juga para kuli atau pekerja biasa.

“Dengan kata lain, para tuan kebun kulit putih itu bersaing dengan para kuli lelaki dalam memuaskan nafsu mereka dengan para pelacur”.

Keberadaan para kuli perempuan dan pelacur secara tidak langsung berfungsi untuk mengikat para kuli pria perkebunan untuk terus memperpanjang kontrak kerja.

Belum lagi soal lilitan hutang akibat kalah taruhan di atas meja judi. Pelacuran dan judi yang muncul di kawasan perkebunan dan pabrik gula, telah menjadi ruang hiburan tersendiri bagi para pekerja kasar.

Pada awal abad ke-20, para perempuan kuli perkebunan telah menjadi komoditas seksual yang menguntungkan. Mereka diperdagangkan oleh para manajer, mandor dan pekerja pria pribumi.

Persaingan untuk mendapatkan perempuan tak jarang sampai merenggut nyawa. Jejak praktik pelacuran di kawasan perkebunan dan pabrik gula peninggalan kolonial Belanda itu hingga kini masih bisa dijumpai.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pabrik Gula Kelapa Tradisional...
Pabrik Gula Kelapa Tradisional Jadi Tempat Wisata Menarik di Desa Karangrejo Magelang
Petani Tebu di Budugsidorejo...
Petani Tebu di Budugsidorejo Jombang Panen Perdana Musim Giling 2025
Sejarah Perkembangan...
Sejarah Perkembangan Malang, dari Kota Perkebunan hingga Pusat Bisnis Era Belanda
Dukung Swasembada Gula,...
Dukung Swasembada Gula, Pabrik Gula di Sulawesi Siap Diaktifkan Kembali
Menko Pangan Optimistis...
Menko Pangan Optimistis Produksi Gula Sumut Bakal Meningkat
Bank Jatim Akad Kredit...
Bank Jatim Akad Kredit Massal dengan Petani Tebu di Madiun Rp24 Miliar
Tertibkan 8 Warung,...
Tertibkan 8 Warung, Pak Bas Pastikan Sudah Tidak Ada PSK di IKN
Sinopsis Film Pabrik...
Sinopsis Film Pabrik Gula, Adaptasi Thread Simpleman yang Disebut Mirip KKN Desa Penari
PTPN Hormati Proses...
PTPN Hormati Proses Hukum yang Menimpa 2 Mantan Pejabatnya
Rekomendasi
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Portugal Mentok, Ronaldo...
Portugal Mentok, Ronaldo Dicap Egois!
Berita Terkini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
BMKG: Indonesia Bagian...
BMKG: Indonesia Bagian Selatan Makin Kering, Musim Kemarau Meluas
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved