Eri Cahyadi Kian Masif, 2.000 Spanduk Sudah Terpasang di Rumah Warga
Kamis, 16 Juli 2020 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
Bagi warga, katanya, Eri Cahyadi menjadi sosok penting selama dua periode kepemimpinan Risma. Saat masih memimpin Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), Eri Cahyadi membuat Kota Surabaya memiliki ruang terbuka hijau (RTH) baru. Mulai dari perluasan Taman Harmoni, pembangunan Taman Mosaik di Wiyung, hingga pembuatan lintasan lari di pinggir Kali Jagir dan Kali Mas.
“Pemerintah pusat cuma mewajibkan 20 persen dari luas wilayah daerah dipakai sebagai RTH. Tapi Pak Eri justru menjadikan 22 persen lebih Kota Surabaya memiliki RTH. RTH ini penting bagi warga karena ini sarana rekreasi bagi warga kota tanpa keluar biaya,” kata Rosikin. (Baca: Risma Menangis Histeris Saat Pemakaman Kepala DP5A Surabaya)
Tak hanya itu, Eri Cahyadi juga berkomitmen dalam penciptaan lapangan kerja baru bagi warga Kota Surabaya. Industri hospitality yang tumbuh besar di Surabaya diwajibkan mempekerjakan warga asli Surabaya.
“Apartemen, hotel, dan restoran wajib 30 persen pekerjanya adalah warga Surabaya. Ini penting agar warga Surabaya tidak cuma bisa menonton perkembangan kotanya. Tapi juga merasakan dampaknya secara langsung melalui peningkatan ekonomi,” sambungnya.
“Pemerintah pusat cuma mewajibkan 20 persen dari luas wilayah daerah dipakai sebagai RTH. Tapi Pak Eri justru menjadikan 22 persen lebih Kota Surabaya memiliki RTH. RTH ini penting bagi warga karena ini sarana rekreasi bagi warga kota tanpa keluar biaya,” kata Rosikin. (Baca: Risma Menangis Histeris Saat Pemakaman Kepala DP5A Surabaya)
Tak hanya itu, Eri Cahyadi juga berkomitmen dalam penciptaan lapangan kerja baru bagi warga Kota Surabaya. Industri hospitality yang tumbuh besar di Surabaya diwajibkan mempekerjakan warga asli Surabaya.
“Apartemen, hotel, dan restoran wajib 30 persen pekerjanya adalah warga Surabaya. Ini penting agar warga Surabaya tidak cuma bisa menonton perkembangan kotanya. Tapi juga merasakan dampaknya secara langsung melalui peningkatan ekonomi,” sambungnya.
(don)
Lihat Juga :