1 Keluarga di Sikka NTT Disapu Banjir, 2 Tewas dan 1 Hilang
Rabu, 15 Februari 2023 - 18:23 WIB
loading...
Satu keluarga di Kabupaten Sikka, NTT, hilang disapu banjir saat melintas di atas jembatan. Dua orang tewas, satu masih hilang, dan satu mengalami luka. Foto/iNews TV/Joni Nura
A
A
A
SIKKA - Banjir menerjang wilayah Kabupaten Sikka, NTT. Satu keluarga yang tengah menyeberang di atas jembatan, ikut tersapu banjir akibat jembatan yang dilintasinya patah. Dua orang ditemukan tewas, satu masih hilang, dan satu lagi mengalami luka-luka.
Baca juga: Memprihatinkan! Ratusan Korban Banjir Subang Mengungsi di Bawah Jalan Layang
Tim SAR gabungan, masih melakukan pencarian terhadap satu korban yang dinyatakan hilang tersapu banjir di Desa Watumoning, Kabupaten Sikka, NTT. Korban yang hilang terseret banjir, merupakan anak perempuan berusia dua tahun yang diketahui bernama Novil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Mexianus Bekabel mengatakan, telah mengirimkan tujuh personel untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban banjir yang masih hilang, namun korban masih belum dapat ditemukan.
Baca juga: Kisah Kedahsyatan Pasukan Estri Ladrang Mangungkung, Berisi Prajurit Wanita yang Luwes namun Mematikan
Banjir tersebut, terjadi pada Selasa (14/2/2023) sore, sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu, keluarga beranggotakan empat orang tersebut hendak pulang ke rumah, setelah bekerja di kebun.
Baca juga: Memprihatinkan! Ratusan Korban Banjir Subang Mengungsi di Bawah Jalan Layang
Tim SAR gabungan, masih melakukan pencarian terhadap satu korban yang dinyatakan hilang tersapu banjir di Desa Watumoning, Kabupaten Sikka, NTT. Korban yang hilang terseret banjir, merupakan anak perempuan berusia dua tahun yang diketahui bernama Novil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Mexianus Bekabel mengatakan, telah mengirimkan tujuh personel untuk melakukan upaya pencarian terhadap korban banjir yang masih hilang, namun korban masih belum dapat ditemukan.
Baca juga: Kisah Kedahsyatan Pasukan Estri Ladrang Mangungkung, Berisi Prajurit Wanita yang Luwes namun Mematikan
Banjir tersebut, terjadi pada Selasa (14/2/2023) sore, sekitar pukul 17.00 Wita. Saat itu, keluarga beranggotakan empat orang tersebut hendak pulang ke rumah, setelah bekerja di kebun.
Lihat Juga :