Kecantikan Roro Hoyi yang Membuat Amangkurat I Gelap Mata, Gantung Adipati Surabaya di Alun-alun
Sabtu, 11 Februari 2023 - 17:29 WIB
loading...
A
A
A
Tejaningrat ingin memperistrinya. Namun begitu tahu Hoyi adalah calon istri ayahnya, niatnya diurungkan. Akibatnya Tejaningrat jatuh sakit. Tahu hal itu Pangeran Pekik merasa iba.
Pangeran Pekik tidak tega melihat cucunya sakit, gara-gara asmara yang tidak terlaksana. Diam-diam ia kawinkan Tejaningrat dengan Roro Hoyi. Mengingat Tejaningrat adalah anak Amangkurat I sendiri, Pangeran Pekik menduga jika Amangkurat I akan maklum dengan pernikahan Tejaningrat dan Roro Hoyi.
Pangeran Pekik salah besar. Amangkurat I yang murka justru menuduhnya telah melakukan persekongkolan untuk merongrong tahta Mataram. Akibatnya Pangeran Pekik dihukum gantung di alun-alun hingga tewas. Begitu juga dengan Bekel Bei Wirorejo, pengasuh Roro Hoyi juga digantung sampai mati.
Baca juga: Demi Beras Murah, Ibu-ibu di Cirebon Rela Antre Berdesakan saat Operasi Pasar Bulog
Sementara Tejaningrat putranya mendapat hukuman menghabisi Roro Hoyi. Tejaningrat tak kuasa menolak perintah raja yang merupakan ayah kandungnya. Gadis yang dicintainya itu tewas di tangannya. Sejak peristiwa itu, Tejaningrat diangkat menjadi Adipati Anom.
Amangkurat I merupakan Raja Mataram yang menjadi sekutu kompeni Belanda. Pemerintahannya diwarnai banyak pemberontakan. Yang paling besar adalah pemberontakan Trunojoyo, di mana Amangkurat I sampai keluar istana. Amangkurat I meninggal dunia dalam pelarian di wilayah Banyumas. Ia mendapat julukan sebagai Sunan Tegalarum atau Tegalwangi.
Pangeran Pekik tidak tega melihat cucunya sakit, gara-gara asmara yang tidak terlaksana. Diam-diam ia kawinkan Tejaningrat dengan Roro Hoyi. Mengingat Tejaningrat adalah anak Amangkurat I sendiri, Pangeran Pekik menduga jika Amangkurat I akan maklum dengan pernikahan Tejaningrat dan Roro Hoyi.
Pangeran Pekik salah besar. Amangkurat I yang murka justru menuduhnya telah melakukan persekongkolan untuk merongrong tahta Mataram. Akibatnya Pangeran Pekik dihukum gantung di alun-alun hingga tewas. Begitu juga dengan Bekel Bei Wirorejo, pengasuh Roro Hoyi juga digantung sampai mati.
Baca juga: Demi Beras Murah, Ibu-ibu di Cirebon Rela Antre Berdesakan saat Operasi Pasar Bulog
Sementara Tejaningrat putranya mendapat hukuman menghabisi Roro Hoyi. Tejaningrat tak kuasa menolak perintah raja yang merupakan ayah kandungnya. Gadis yang dicintainya itu tewas di tangannya. Sejak peristiwa itu, Tejaningrat diangkat menjadi Adipati Anom.
Amangkurat I merupakan Raja Mataram yang menjadi sekutu kompeni Belanda. Pemerintahannya diwarnai banyak pemberontakan. Yang paling besar adalah pemberontakan Trunojoyo, di mana Amangkurat I sampai keluar istana. Amangkurat I meninggal dunia dalam pelarian di wilayah Banyumas. Ia mendapat julukan sebagai Sunan Tegalarum atau Tegalwangi.
(eyt)
Lihat Juga :