Penanganan COVID-19 di Bodebek Bakal Tetap Mengacu pada Kebijakan DKI Jakarta

Rabu, 15 Juli 2020 - 17:06 WIB
loading...
Penanganan COVID-19...
Kereta commuter line ini membawa warga di lintasan Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek). Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat menyatakan, penanganan pandemi COVID-19 mengacu pada kebijakan DKI Jakarta. (Foto/SINDOnews/Ilustra
A A A
BANDUNG - Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jawa Barat menyatakan, penanganan pandemi COVID-19 di wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) bakal tetap mengacu kepada kebijakan yang diterapkan di DKI Jakarta.

Diketahui, hingga saat ini, wilayah Bodebek tetap memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional seperti yang diberlakukan di DKI Jakarta lewat PSBB transisi fase dua. Kebijakan yang diterapkan Pemprov DKI Jakarta tersebut rencananya akan berakhir Kamis (16/7/2020) besok. (BACA JUGA: Soal Tak Pakai Masker, Sanksi Sosial Dinilai Lebih Edukatif Daripada Denda Materi)

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Berli Hamdani mengatakan, sebagai wilayah penyangga DKI Jakarta, kebijakan penanganan COVID-19 di wilayah Bodebek bakal tetap mengacu kepada DKI Jakarta dengan sejumlah penyesuaian.

"Sebagai daerah penyangga, tentunya Bodebek itu akan tetap memberlakukan secara miroring atau kita mengikuti apa yang diberlakukan di DKI Jakarta, tentu saja dengan melakukan beberapa penyesuaian," ujar Berli di Bandung, Rabu (15/7/2020).

Menurutnya, kebijakan penanganan COVID-19 di wilayah Bodebek tersebut tak lepas dari kajian epidemiologis dimana penyebaran COVID-19 di wilayah Bodebek berbanding lurus dengan DKI Jakarta, terutama di wilayah Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.

"Begitu di DKI Jakarta meningkat, di Depok, Kabupaten dan Kota bekasi juga mengalami peningkatan. Jadi, kalau melihat kajian epidemiologi seperti itu, tentunya masih relevan, masih miroring kepada kebijakan yang dilaksanakan oleh DKI Jakarta," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Ridwan Kamil menyatakan, penerapan PSBB proporsional di Provinsi Jabar tidak diperpanjang, kecuali di wilayah Bodebek. (BACA JUGA: Ribuan Hotel Sempat Tutup Saat PSBB, PHRI: Okupansi Saat Weekand Tembus 50%)

Dia juga menyatakan, memperpanjang PSBB di Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, serta Kabupaten dan Kota Bekasi hingga 16 Juli 2020. Menurut dia, keputusan itu diambil berdasarkan data epidemiologi yang menyatakan bahwa wilayah Bodebek masih termasuk ke dalam zona kuning atau level 3.

"Kesimpulannya, PSBB proporsional Bodebek diperpanjang 14 hari karena dari catatan epidemiologi kita, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, dan Kota Depok masih zona kuning," katanya.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ngotot Mudik, Puluhan...
Ngotot Mudik, Puluhan Kendaraan Terpaksa Diputarbalik
Ratusan Kendaraan Pemudik...
Ratusan Kendaraan Pemudik Berpelat Jabodetabek Tiba di Cirebon Diputar Balik
Masuk Jakarta Tanpa...
Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 6.364 Kendaraan Harus Balik Kanan
Riset Urban Policy:...
Riset Urban Policy: Kebijakan Penanganan Corona di Kota Depok Lemah
Ajukan Sebulan Perpanjangan,...
Ajukan Sebulan Perpanjangan, Depok Minta Sanksi PSBB Diatur Dalam Pergub Jabar
Ditlantas Polda Jabar...
Ditlantas Polda Jabar Siap Halau Pemudik di Jalan Tol dan Arteri
Libur Panjang 14–17...
Libur Panjang 14–17 Mei, KAI Operasikan 270 Perjalanan LRT Jabodebek per Hari
Pengguna LRT Jabodebek...
Pengguna LRT Jabodebek Tembus 2,9 Juta pada April 2026
KAI Tetapkan Tarif Rp1...
KAI Tetapkan Tarif Rp1 untuk LRT Jabodebek pada H1–H2 Lebaran 2026
Rekomendasi
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved