Video Tiktok Kritik Kades Viral di Medsos, Pemilik Akun Dapat Ancaman lewat Telepon

Kamis, 02 Februari 2023 - 16:02 WIB
loading...
Video Tiktok Kritik...
Permintaan maaf Apip di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bengkulu Selatan. Foto SINDOnews
A A A
BENGKULU - Sebuah video unggahan di media sosial (Medsos) yang mengkritisi masa jabatan kepala desa (kades), viral di platform TikTok. Video itu dibuat pemilik akun @apipnurahman.

Dalam video berdurasi 02.40 detik itu, pemilik akun menyampaikan kritik terhadap kepala desa yang menggelar aksi unjuk rasa di DPR untuk memperpanjang masa jabatan dari 6 tahun menjadi 9 tahun. Baca juga: Unggah Video Berseragam Perwira TNI AL di Sosmed, Pria Lansia Ini Ditangkap Tim Gabungan



Dalam video yang direkam dengan kamera depan smartphone itu, pemilik akun TikTok @apipnurahman mengatakan: "Hai Pak Kades, kemarin yang demo mintak perpanjangan jabatan sampai 9 tahun. Sadarlah diri. Presiden aja lima tahun. Kalian mintak 9 tahun. Sadarlah. Katanya ini tuntutan rakyat. Rakyat yang mana? yang mintak jabatan kades itu sampai 9 tahun, rakyat yang mana?," kata Apip dalam video yang viral di Platform TikTok.

Sebelum membuat konten tersebut, pria yang memiliki nama lengkap Apip Nurahman ini menjelaskan bahwa dirinya telah bertanya dengan masyarakat desa di daerahnya dan masyarakat desa lain.

Di mana mereka tidak ada yang meminta perpanjangan masa jabatan kades. Survei kecil-kecilan ini Apip lakukan tidak kurang dari 50 orang di dua desa di Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan.

"Saya sudah tanya dengan masyarakat desa. Ada sekira 50 orang yang saya tanya. Tentang perpanjang masa jabatan kades. Tapi tidak ada yang meminta perpanjangan itu," kata Apip.

Hasil survei itu pun menjadikan dirinya untuk membuat konten atas apa yang menjadi tuntutahn kades atas perpanjangan masa jabatan kades 9 tahun yang menggelar aksi unjuk rasa di DPR RI. "Hanya istri kades, yang saya tidak tanya. Soal perpanjangan masa jabatan kades ini," jelas Apip.

Video itu sendiri dibuat pada Kamis 26 Januari 2023, pukul 12.00 WIB. Keesokan harinya, pada Jumat 27 Januari 2023, videonya tersebut menjadi pembicaraan luas warga net di platform TikTok, dan menjadi viral.

Atas video itu, Apip pun diminta Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), Kabupaten Bengkulu Selatan agar meminta maaf.

Lewat surat nomor :002/DPD-PAPDESI/BKL/2023 dan ditantangai Ketua dan Sekretaris dengan stempel basah itu, Apip didesak agar meminta maaf. Surat itu, kata Apip, diterimanya pada Minggu (29/1/2023).

"Saya terima surat itu, isinya untuk meminta maaf dan klarifikasi. Jika tidak maka kades akan melakukan upaya hukum yang berlaku, itu isi dalam suratnya," ujarnya. Baca juga: Viral! Video Ngenes Wanita Menato Tangannya dengan Nama Pacar Lalu Diputusin

Didak hanya meminta agar Apip minta maaf. Apip mengaku, dirinya juga diteror oleh penelpon gelap yang mengaku kades pada Senin (30/1/2023) malam, sekira pukul 20.00 WIB. "Saya kades. Kamu jangan main-main. Kamu orang mana? mau kamu apa?" ungkap Apip menirukan ancaman itu.

Saat ditelepon, lanjut Apip, dirinya sempat bertanya. "Ini kades mana? Kalau memang kades, masa tidak ada tata cara?, tidak ada pake salam," kata Apip.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Masyarakat Takut Lihat...
Masyarakat Takut Lihat Informasi Hantavirus di Medsos, Legislator Jakarta: Pemerintah Harus Beri Edukasi
Cegah Tragedi Siswa...
Cegah Tragedi Siswa SD di NTT Terulang, Mensesneg Minta Kepala Desa Aktif Pantau Kelompok Rentan
Surati Presiden Prabowo,...
Surati Presiden Prabowo, Kepala Desa di Tapteng Minta Pelurusan Penyebab Banjir dan Longsor DAS Aek Garoga
Cegah Distorsi Informasi...
Cegah Distorsi Informasi Papua di Medsos, Publik Diimbau Perkuat Literasi Digital
3 Kepala Desa Dapat...
3 Kepala Desa Dapat Penghargaan Peacemaker Justice Award 2025
Masyarakat Desak Bupati...
Masyarakat Desak Bupati Morowali Utara Aktifkan Kembali Kades Tamainusi
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Anak-anak di Prancis...
Anak-anak di Prancis Kecanduan Sosmed, Presiden Macron Ambil Langkah Ini
Anggota Polri Dilarang...
Anggota Polri Dilarang Live Streaming di Medsos saat Bertugas
Rekomendasi
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Kapolri: Hari Bhayangkara...
Kapolri: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Evaluasi untuk Wujudkan Harapan Warga
Berita Terkini
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Infografis
Shoebill Stork, Burung...
Shoebill Stork, Burung Raksasa Afrika yang Viral di Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved