Polisi Tangkap 'Panglima Perang' di Wilayah Ujung Tanah
Selasa, 14 Juli 2020 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
"Dia (Sl) ini akui sajam itu, makanya kita kembangkan. Dari pemeriksaan Sl juga memproduksi busur, ya produsen rumahan. Sementara kita mau kembangkan apakah busur itu dijual atau dipakai sendiri," jelasnya.
Baca Juga: Pemukulan Pengantar Jenazah Berujung Tawuran di Kota Makassar
Sementara terkait senjata air soft gun disebutkan Kadarislam bukan milik dari Sl, tetapi milik rekan lainnya berinisial Az,"Temannya itu juga kita akan panggil. Tapi untuk penggunaannya tidak pernah dia (Sl) gunakan saat tawuran kemarin. Barang bukti lain sepeda motor yang digunakan Sl juga kita sita," ujarnya.
Atas perbuatannya, Sl oleh penyidik disangkakan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Selain itu polisi mengambil rujukan Perkap Kapolri, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 terkait penggunaan airsoft gun dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
"Ini kita lagi kembangkan terkait provokasi yang dilakukan Sl ini pada setiap perang kelompok. Kita juga dalami terkait catatan kriminal nya, baik di Polsek wilayah Polres Pelabuhan Makassar maupun di wilayah Polrestabes Makassar. Sejauh ini hanya tawuran yang pelanggaran hukumnya," pungkas Kadarislam.
Baca Juga: Pemukulan Pengantar Jenazah Berujung Tawuran di Kota Makassar
Sementara terkait senjata air soft gun disebutkan Kadarislam bukan milik dari Sl, tetapi milik rekan lainnya berinisial Az,"Temannya itu juga kita akan panggil. Tapi untuk penggunaannya tidak pernah dia (Sl) gunakan saat tawuran kemarin. Barang bukti lain sepeda motor yang digunakan Sl juga kita sita," ujarnya.
Atas perbuatannya, Sl oleh penyidik disangkakan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Selain itu polisi mengambil rujukan Perkap Kapolri, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012 terkait penggunaan airsoft gun dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
"Ini kita lagi kembangkan terkait provokasi yang dilakukan Sl ini pada setiap perang kelompok. Kita juga dalami terkait catatan kriminal nya, baik di Polsek wilayah Polres Pelabuhan Makassar maupun di wilayah Polrestabes Makassar. Sejauh ini hanya tawuran yang pelanggaran hukumnya," pungkas Kadarislam.
(tri)
Lihat Juga :