Misteri Petilasan Raden Wijaya, Makam Raja Majapahit yang Sering Didatangi Pejabat

Senin, 23 Januari 2023 - 22:36 WIB
loading...
A A A
Abu inilah yang kemudian disimpan di candi ataupun dihanyutkan ke laut. Situs ini juga dikenal dengan sebutan Lemah Geneng, artinya sama dengan Siti Inggil yaitu tempat yang tinggi atau tanah yang tinggi.

Di dalam kompleks Siti Inggil berbentuk makam dengan panjang sekitar 2 meter lebih ini, ada lima nisan, yakni nisan Raden Wijaya yang bergelar Kertarajasa Jayawardhana. Kemudian makam Ghayatri (permaisuri Raden Wijaya) dan dua selirnya yang bernama Dhoro Pethak dan Dhoro Jinggo, serta Abdi Kinasih.

Selir pertama disebut Ndoro Petak karena kulitnya putih dan ia berasal dari Tiongkok. Sedangkan selir kedua disebut Ndoro Jinggo sebab kulitnya kuning dan ia perempuan terhormat dari Kamboja. Selain itu ada juga makam dari Abdi Kinasih atau Abdi Dalem dari Hayam Wuruk dan permaisuri.

Petilasan Raden Wijaya ini dipercaya sebagai tempat pertama kali Raden Wijaya mendirikan kerajaan Majapahit. Konon, di sinilah Raden Wijaya melakukan semedi atau bertapa.

Di tempat ini Raden Wijaya mendapatkan wangsit atau bisikan gaib untuk mendirikan Kerajaan Majapahit. Pada kompleks Siti Inggil juga terdapat dua makam, selain posisinya di luar kompleks bangunan utama, dua makam ini berada tepat di sebelah kiri sebelum memasuki bangunan petilasan yang selalu terkunci.
(don)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3693 seconds (11.252#12.26)