Kisah Raden Wijaya Menyulap Hutan Belantara Trowulan Jadi Pusat Kerajaan Majapahit
Senin, 23 Januari 2023 - 06:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Diseruduk Kijang, Pasutri Tewas dan Anak Balita Kritis
Dikisahkan, ada sebagian hutan yang tidak terlindungi oleh pepohonan. Oleh karena itu, saat bulan purnama, sinar rembulan menembus menerangi tengah hutan belantara yang tengah dibuka oleh Raden Wijaya, dan para pengikutnya.
Selanjutnya bumi perdikan di Tarik itu disebut Terang Wulan, yang kemudian berubah menjadi Trowulan. Rimba raya hutan belantara ini, segera diubah menjadi desa yang ramai. Desa ini berubah menjadi kota yang disebut Majapahit.
Sebuah catatan sejarah menyebutkan, saat itu Raden Wijaya dan keluarganya sedang mendapat cobaan hidup yang pahit. Kebetulan pula, di situ terdapat banyak pohon maja yang jika digigit rasanya pahit. Diduga dari sinilah asal muasal nama Majapahit disematkan.
Baca juga: Menyeramkan! Harimau Sumatera Terekam Jalan Santai Masuk Kota Siak
Dikisahkan, ada sebagian hutan yang tidak terlindungi oleh pepohonan. Oleh karena itu, saat bulan purnama, sinar rembulan menembus menerangi tengah hutan belantara yang tengah dibuka oleh Raden Wijaya, dan para pengikutnya.
Selanjutnya bumi perdikan di Tarik itu disebut Terang Wulan, yang kemudian berubah menjadi Trowulan. Rimba raya hutan belantara ini, segera diubah menjadi desa yang ramai. Desa ini berubah menjadi kota yang disebut Majapahit.
Sebuah catatan sejarah menyebutkan, saat itu Raden Wijaya dan keluarganya sedang mendapat cobaan hidup yang pahit. Kebetulan pula, di situ terdapat banyak pohon maja yang jika digigit rasanya pahit. Diduga dari sinilah asal muasal nama Majapahit disematkan.
Baca juga: Menyeramkan! Harimau Sumatera Terekam Jalan Santai Masuk Kota Siak
Lihat Juga :