Pemkab Bulukumba Dinilai Abai Terhadap Keselamatan Penyelenggara Pilkada 2020
Senin, 13 Juli 2020 - 18:03 WIB
“Sudah sering dilakukan pertemuan, bahkan dengan bupati,” jelasnya.
Apalagi kata Syamsul, KPU Bulukumba sudah melakukan penyuratan kembali ke Dinas Kesehatan. Namun sampai saat ini KPU Bulukumba belum mendapat respons.
“Seharusnya Pemda Bulukumba memberikan respons cepat. Karena anggota PPDP tak lama lagi bakal turun ke masyarakat melakukan pencocokan dan penelitian (coklit),” beber Syamsul.
Sementara di sisi lain Bulukumba juga hingga kini masih berstatus zona merah COVID-19 .
“Yang bertugas ini kan orang Bulukumba, dan yang mau didata juga orang Bulukumba sendiri. Kami khawatir kalau tidak ada keterangan, warga tidak mau terima PPDP kami,” tambah Syamsul.
Kepala Dinkes Bulukumba, dr Wahyuni, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membeberkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinkes Bulukumba telah berkomunikasi dengan PPK KPU.
Apalagi kata Syamsul, KPU Bulukumba sudah melakukan penyuratan kembali ke Dinas Kesehatan. Namun sampai saat ini KPU Bulukumba belum mendapat respons.
“Seharusnya Pemda Bulukumba memberikan respons cepat. Karena anggota PPDP tak lama lagi bakal turun ke masyarakat melakukan pencocokan dan penelitian (coklit),” beber Syamsul.
Sementara di sisi lain Bulukumba juga hingga kini masih berstatus zona merah COVID-19 .
“Yang bertugas ini kan orang Bulukumba, dan yang mau didata juga orang Bulukumba sendiri. Kami khawatir kalau tidak ada keterangan, warga tidak mau terima PPDP kami,” tambah Syamsul.
Kepala Dinkes Bulukumba, dr Wahyuni, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp membeberkan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinkes Bulukumba telah berkomunikasi dengan PPK KPU.
Lihat Juga :