Mahapatih Gajah Mada Ingin Menguasai Gurun di Maluku, Ini Penyebabnya

Sabtu, 03 Desember 2022 - 07:14 WIB
Sejak masa prasejarah, Gurun yang menjadi wilayah strategis dengan sumber daya alamnya tersebut telah menciptakan tatanan global.

Di mana hubungan kultural di antara berbagai bangsa bertemu. Melalui perantara pelayaran dan perdagangan internasional, Gurun dapat menancapkan dasar - dasar relasi kultural, serta menciptakan tatanan baru peradaban manusia yang berdimensi, sosial, ekonomi, budaya, politik, dan bahkan religi.

Pulau Gurun sendiri ditemukan telah lama, buktinya mereka masyarakat Pulau Gurun kala itu telah membangun kontak budaya dengan masyarakat luar jauh sebelum abad Masehi.

Bukti lainnya adalah ditemukannya beberapa data manik-manik yang pada masa silam juga merupakan barang yang diperdagangkan antar negara.

Manik-manik merupakan produk budaya masa prasejarah, utamanya sejak masa bercocok tanam dan masa perundagian yang selevel dengan masa megalitik.

Sehingga boleh dikatakan Pulau Gurun sudah memiliki peradaban yang maju dan menjalin hubungan perdagangan dengan daerah luar seperti Pulau Jawa, bahkan saudagar-saudagar Arab dan China.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!