Demo di Titik Nol KM, 3 Ormas di DIY Serukan Tolak RUU HIP

Senin, 06 Juli 2020 - 15:06 WIB
Suhud menjelaskan, jika kondisi seperti ini dibiarkan maka tidak menutup kemungkinan

kejadian seperti tahun 1948 dan 1965 akan terulang lagi. Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab beberapa tokoh sudah terlihat memiliki afiliasi dengan komunisme meski pada tahun 1965 mereka bahkan belum lahir.

“Keledai saja tidak mungkin melewati lubang sama. Ini kok akan ketiga kali. Tapi kita tampak asyik saja. Tahun 1948 sudah terjadi, lalu 1965 dan sekarang ini. Apakah kita lebih bodoh dari keledai,” kata dia dengan nada tegas.

Untuk itu, mereka mengingatkan dan menyerukan tentang hal itu. Mereka juga tidak akan tinggal diam dengan kondisi ini. Apalagi sudah mengtatahui orang-orang yang terafiliasi PKI.

“Di Yogya, dulu kehilangan pahlawan terbaik yakni Katamso dan Sugijono maka kami tidak akan diam,” kata Suhud.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!