Pasien COVID-19 Kabur Naik Kapal Ferry, Seluruh Penumpang Terpaksa Dikarantina
Minggu, 05 Juli 2020 - 20:09 WIB
Rekaman CCTV milik kapal ferry memperlihatkan saat petugas menjemput pasien yang melarikan diri tersebut. Selanjutnya satu persatu penumpang di evakuasi menuju rumah karantina menggunakan mobil Satpol PP sesuai protokol penanganan COVID-19.
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Baubau, Lukman menjelaskan bahwa pasien yang melarikan ini sebelumnya masuk dalam daftar 20 orang pasien yang telah diumumkan positif COVID-19 Kota Baubau. Saat diumumkan positif, pasien berinisial HED itu menolak menemui petugas medis dari Puskesmas guna dievakuasi dan mejalani isolasi di rumah sehat terpusat.
Pasien justru memilih kabur dan sengaja mematikan handphone miliknya. “Setelah dilacak keberadaannya lewat pihak keluarga, diketahui pasien sedang menuju Wakatobi menggunakan kapal ferry. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Baubau bekerja sama dengan tim Gugus Tugas dari Wakatobi mencari keberadaan pasien. Hingga akhirnya berhasil diamankan,” ujarnya Minggu (5/7/2020).
Pasien kini telah menjalani isolasi serta perawatan medis di Wakatobi dan telah tercatat sebagai pasien COVID-19. Akibat ulah pasien tersebut, sekitar 50 orang penumpang ferry yang satu kapal dengan pasien tersebut harus menjalani karantina.
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Baubau, Lukman menjelaskan bahwa pasien yang melarikan ini sebelumnya masuk dalam daftar 20 orang pasien yang telah diumumkan positif COVID-19 Kota Baubau. Saat diumumkan positif, pasien berinisial HED itu menolak menemui petugas medis dari Puskesmas guna dievakuasi dan mejalani isolasi di rumah sehat terpusat.
Pasien justru memilih kabur dan sengaja mematikan handphone miliknya. “Setelah dilacak keberadaannya lewat pihak keluarga, diketahui pasien sedang menuju Wakatobi menggunakan kapal ferry. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Baubau bekerja sama dengan tim Gugus Tugas dari Wakatobi mencari keberadaan pasien. Hingga akhirnya berhasil diamankan,” ujarnya Minggu (5/7/2020).
Pasien kini telah menjalani isolasi serta perawatan medis di Wakatobi dan telah tercatat sebagai pasien COVID-19. Akibat ulah pasien tersebut, sekitar 50 orang penumpang ferry yang satu kapal dengan pasien tersebut harus menjalani karantina.
(shf)
Lihat Juga :