Kisah Cinta Terlarang Untung Surapati yang Menikahi Anak Komandan Militer VOC

Selasa, 11 Oktober 2022 - 05:05 WIB
Mendengar tawaran ini, petinggi VOC mengingat sosok Untung yang sedang menjadi buronan. Untung kemudian ditawari pekerjaan, yaitu menjemput Pangeran Purbaya. Tawaran itu diterima Untung. Untung kemudian dilatih oleh militer VOC dan diberi pangkat letnan dalam tempo yang relatif singkat.

Setelah semuanya beres, Untung menuju ke Gunung Gede untuk menjemput Pangeran Purbaya. Namun dalam perjalanan, serdadu-serdadu Belanda pimpinan Vaandrig Kuffeler memperlakukan Untung.Kuffeler tidak mengakui Untung sebagai perwira bahkan mengancam akan menjebloskannya ke penjara.

Karena terus dihina, Untung dan pasukannya melawan dan menghancurkan pasukan Kuffeler. Tidak kurang 20 orang Belanda tewas dalam pertikaian itu. Pangeran Purbaya akhirnya menyerahkan diri kepada VOC.

Usai insiden itu pasukan Untung dikejar tentara VOC di bawah pimpinan Jacob Couper. Di Desa Rajapolah, Tasikmalaya pasukan Untung bertempur dengan pasukan Jacob. Untung kehilangan beberapa orang anak buahnya. Namun, kerugian di pihak Couper juga tak kalah sedikit, bahkan lebih parah. Untung kembali menjadi buronan aparat kolonial.

Untung berniat singgah ke Cirebon untuk bertemu sultan Cirebon karena Kesultanan Cirebon berhubungan baik dengan Mataram. Namun, kedatangan Untung ternyata tidak disukai oleh anak angkat sultan yang bernama Raden Surapati.

Surapati dikenal sebagai sosok pangeran yang sombong. Ia mencegah rombongan Untung masuk ke istana hingga terjadi pertempuran. Kericuhan itu baru mereda setelah Sultan Cirebon mengatasinya.Sultan memutuskan Raden Surapati bersalah karena telah mencemarkan nama kerajaan.

Sultan Cirebon meberikan sanksi kepada Raden Surapti dengan mencabut nama Surapati dan memberinya kepada Untung. Sejak saat itulah, nama Untung Surapati mulai dikenal. Setelah mendapatkan restu dari Sultan Cirebon, rombongan Untung Surapati meneruskan perjalanannya ke timur.

Namun, pergerakan Untung diketahui VOC. Jacob Couper kembali mengejar Untung dan pada 6 Oktober 1684, terjadi pertempuran di perbatasan Jawa bagian barat dengan tengah. Dalam penyerbuan ini, sekitar 50 orang dari pihak Untung tewas. Untung Surapati dan sisa pasukannya berhasil lolos dari kepungan VOC berkat bantuan Kesultanan Cirebon. Mereka berhasil memasuki wilayah kekuasaan Mataram untuk kemudian menuju Kartasura.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!