500 Hektare Tanaman Pertanian Blitar Diganyang Tikus
Rabu, 01 Juli 2020 - 16:46 WIB
Sedangkan tanaman yang mulai berbuah kondisinya semakin parah. "Hama tikus membabi buta. Bahkan bukan hanya komoditas padi yang dijadikan korban, tanaman jagung pun juga disambangi, "terang Noeryono.
Untuk melawan hama tikus ini, petani sudah melakukan berbagai upaya pemberantasan. Mulai penggropyokan massal, yakni beramai ramai melakukan perburuan, diantaranya menembaki dengan senapan angin, menabur racun di lobang yang dianggap sebagai sarang, termasuk pengasapan.
Kemudian juga mengamankan tanaman dengan memasang plastik pada batas lahan. Namun semuanya sia sia. Serangan hama tikus juga tidak kunjung berhenti. Sejumlah petani bahkan mengaku kondisinya malah semakin parah. Serangan tikus justru semakin menghebat. (BACA JUGA: Jadi Tersangka, Ini Motif Pembakar Mobil Via Vallen)
Terkait pemberantasan hama tikus tersebut, Noeryono mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan petani. "Namun juga diperingatkan agar dalam pemberantasan tidak menggunakan cara yang membahayakan keselamatan, "kata Noeryono.
Dalam kesempatan itu Noeryono juga mengatakan fenomena hama tikus ini disebabkan faktor pergantian musim penghujan ke kemarau. Namun dibanding tahun sebelumnya, banyak petani yang mengatakan hama tikus tahun ini lebih parah.
Untuk melawan hama tikus ini, petani sudah melakukan berbagai upaya pemberantasan. Mulai penggropyokan massal, yakni beramai ramai melakukan perburuan, diantaranya menembaki dengan senapan angin, menabur racun di lobang yang dianggap sebagai sarang, termasuk pengasapan.
Kemudian juga mengamankan tanaman dengan memasang plastik pada batas lahan. Namun semuanya sia sia. Serangan hama tikus juga tidak kunjung berhenti. Sejumlah petani bahkan mengaku kondisinya malah semakin parah. Serangan tikus justru semakin menghebat. (BACA JUGA: Jadi Tersangka, Ini Motif Pembakar Mobil Via Vallen)
Terkait pemberantasan hama tikus tersebut, Noeryono mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan petani. "Namun juga diperingatkan agar dalam pemberantasan tidak menggunakan cara yang membahayakan keselamatan, "kata Noeryono.
Dalam kesempatan itu Noeryono juga mengatakan fenomena hama tikus ini disebabkan faktor pergantian musim penghujan ke kemarau. Namun dibanding tahun sebelumnya, banyak petani yang mengatakan hama tikus tahun ini lebih parah.
Lihat Juga :