Enuma Dorong Konsep Belajar Sambil Bermain untuk Anak di Lubuklinggau
Kamis, 28 Juli 2022 - 16:19 WIB
Prana menyampaikan bahwa konsep utama dari aplikasi Sekolah Enuma adalah belajar sambil bermain melalui fitur yang atraktif dan variatif, serta disusun dengan pemetaan konten khusus untuk menumbuhkan dan mempertahankan motivasi belajar anak.
Sehingga, pemanfaatan aplikasi ini dapat memberikan stimulasi yang tepat dalam peningkatan proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dasar anak. Selain itu, aplikasi ini dilengkapi dengan pembelajaran yang bersifat individual, agar anak dapat belajar sesuai dengan level yang selaras dengan keterampilan mereka.
“Prioritas Enuma sangat jelas, kami ingin memberikan akses literasi berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dasar anak agar menjadi pembelajar yang percaya diri dan mandiri. Elemen permainan pada aplikasi Sekolah Enuma yang dirancang sesuai dengan Kurikulum Nasional Indonesia, kebudayaan, serta kebiasaan anak telah berhasil membantu mengurangi kebosanan anak sehingga mereka mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan,” kata Direktur Enuma Indonesia Juli Adrian.
Dijelaskan oleh Juli, hingga Juli 2022, Enuma telah mendukung tiga pemerintah daerah di Indonesia, seperti Nusa Tenggara Barat, Bengkulu, dan Lubuklinggau dalam penyediaan aplikasi Sekolah Enuma dan sosialisasi literasi digital untuk para pendamping belajar anak.
Sebuah studi kasus uji coba penggunaan aplikasi Sekolah Enuma di Lampung dan Medan menunjukkan, aplikasi ini dapat membantu lingkungan yang memiliki keterbatasan sumber daya dalam pemenuhan kebutuhan pembelajaran dasar secara lebih merata sambil mendukung adopsi keterampilan digital.
Sehingga, pemanfaatan aplikasi ini dapat memberikan stimulasi yang tepat dalam peningkatan proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dasar anak. Selain itu, aplikasi ini dilengkapi dengan pembelajaran yang bersifat individual, agar anak dapat belajar sesuai dengan level yang selaras dengan keterampilan mereka.
“Prioritas Enuma sangat jelas, kami ingin memberikan akses literasi berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan dasar anak agar menjadi pembelajar yang percaya diri dan mandiri. Elemen permainan pada aplikasi Sekolah Enuma yang dirancang sesuai dengan Kurikulum Nasional Indonesia, kebudayaan, serta kebiasaan anak telah berhasil membantu mengurangi kebosanan anak sehingga mereka mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan,” kata Direktur Enuma Indonesia Juli Adrian.
Dijelaskan oleh Juli, hingga Juli 2022, Enuma telah mendukung tiga pemerintah daerah di Indonesia, seperti Nusa Tenggara Barat, Bengkulu, dan Lubuklinggau dalam penyediaan aplikasi Sekolah Enuma dan sosialisasi literasi digital untuk para pendamping belajar anak.
Sebuah studi kasus uji coba penggunaan aplikasi Sekolah Enuma di Lampung dan Medan menunjukkan, aplikasi ini dapat membantu lingkungan yang memiliki keterbatasan sumber daya dalam pemenuhan kebutuhan pembelajaran dasar secara lebih merata sambil mendukung adopsi keterampilan digital.
Lihat Juga :