Ratusan Orang Geruduk DPRD Sumsel Tolak RUU HIP
Jum'at, 26 Juni 2020 - 18:00 WIB
Ketua Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu Habib Mahdi menegaskan, RUU HIP bisa menghilangkan Pancasila yang digagas pendiri republik ini. Untuk itu, ormas ini mendukung dan mengawal maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) menolak RUU HIP.
“Kami meminta TNI dan Polri mengawal Pancasila dan UUD 1945. Kami juga meminta Presiden Jokowi membubarkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) karena terbukti tidak menjalankan fungsinya sehingga RUU ini lolos program legislasi nasional (Prolegnas),” kata Ketua Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu Habib Mahdi.
Massa aksi unjuk rasa ini diterima Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati dengan beberapa perwakilan massa aksi. Dalam dialog tersebut, anggota DPRD Sumsel menampung aspirasi warga dan menyampaikan kepada pemerintah pusat.
“Kami meminta TNI dan Polri mengawal Pancasila dan UUD 1945. Kami juga meminta Presiden Jokowi membubarkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) karena terbukti tidak menjalankan fungsinya sehingga RUU ini lolos program legislasi nasional (Prolegnas),” kata Ketua Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu Habib Mahdi.
Massa aksi unjuk rasa ini diterima Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati dengan beberapa perwakilan massa aksi. Dalam dialog tersebut, anggota DPRD Sumsel menampung aspirasi warga dan menyampaikan kepada pemerintah pusat.
(nth)