6 Bulan Jadi DPO Kejaksaan, Guru di Muara Enim Ditangkap karena Cabuli Siswinya

Selasa, 12 Juli 2022 - 13:26 WIB
Selama menjalani proses hukum, lanjut Alex, terpidana ditahan sejak 26 November 2021 sampai 2 Maret 2021. Sebab, pada 2 Maret 2021, PN Muara Enim memutuskan terpidana bebas tidak terbukti bersalah.

Baca juga: Pelaku Pencabulan Siswi SMP Dijebloskan Penjara

"Atas hal tersebut, Kejari Muara Enim langsung menyatakan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) pada tanggal 10 Maret 2021," jelasnya.

Lalu, pada 21 Desember 2021 putusan Kasasi keluar yang menyatakan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana memaksa anak melakukan persetubuhan yang dilakukan tenaga pendidik dan dijatuhkan pidana selama 5 tahun dan denda sebesar Rp60 juta serta subsider 1 bulan kurungan.

"Kemudian menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh Terpidana dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan," ungkapnya.

Setelah menerima petikan putusan MA pada tanggal 24 Januari 2022, sambung Alex, Kejari Muara Enim langsung melakukan pemanggilan secara patut sebanyak tiga kali terhadap terpidana Ahmad Lukita, namun ternyata tidak kooperatif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!