Tingkatkan Hasil Pertanian, Pemkab Banyuasin Butuh Ribuah Petugas PPL
Kamis, 25 Juni 2020 - 13:53 WIB
Terkait banyaknya saluran primer dan sekunder yang dangkal sehingga mengganggu pengairan areal persawahan, lanjut Askolani, membuat pihaknya tidak dapat menormalisasi karena menjadi kewenangan Kementerian PUPR. (Baca juga: Hilirisasi Produk Karet, Pemrov Sumsel Segera Bentuk BUMD dan Sentra UMKM)
"Begitu juga alat exavator yang jumlahnya cukup banyak tidak bisa digunakan oleh Pemkab Banyuasin karena terkendala regulasi. Padahal kami butuh penanganan segera dalam upaya meningkatkan produksi pertanian," katanya.
Kemudian, kendala lainnya yakni distribusi pupuk yang sering terlambat datang bahkan tidak ada, sehingga menyulitkan para petani. "Padahal pupuk ini sangat penting sekali," tandasnya.
"Begitu juga alat exavator yang jumlahnya cukup banyak tidak bisa digunakan oleh Pemkab Banyuasin karena terkendala regulasi. Padahal kami butuh penanganan segera dalam upaya meningkatkan produksi pertanian," katanya.
Kemudian, kendala lainnya yakni distribusi pupuk yang sering terlambat datang bahkan tidak ada, sehingga menyulitkan para petani. "Padahal pupuk ini sangat penting sekali," tandasnya.
(boy)
Lihat Juga :