Tangis Haru Warga Papua Lepas Kepulangan Prajurit Kostrad
Selasa, 23 Juni 2020 - 07:36 WIB
(Baca juga: Jumlah Polisi di Rembang yang Positif COVID-19 Bertambah )
Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap, Brigjen TNI Bangun Nawoko memimpin upacara pelepasan purna tugas Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411 Divif 2 Kostrad, dan Satgas Pamtas Yonif 406/Candra Kusuma yang telah selesai melaksanakan tugas pengamanan perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
Dalam amanatnya, Pangdam XVII/Cenderawasih yang dibacakan oleh Danrem 174/Anim Ti Waninggap, mengucapkan terimakasih banyak dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala dharma bhakti selama penugasan di wilayah perbatasan Papua.
Lanjutnya, hal ini patut disampaikan karena berdasarkan pengamatan dan laporan yang diterima bahwa satuan ini telah berhasil melaksanakan tugas di medan operasi sebagai Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini periode 2019-2020.
"Ini dibuktikan oleh para prajurit yang telah membangun interaksi yang baik dengan masyarakat melalui implementasi budi pekerti luhur, sapta marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI untuk merebut simpati dan hati rakyat dalam mewujudkan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan demi menjaga keutuhan NKRI," terang Danrem.
(Baca juga: Warga Pontianak Berdesakan di Tengah Pandemi Demi Gas Elpiji )
Dikatakan Bangun Nawoko, tugas yang dilaksanakan dengan baik ini diharapkan dapat menjadi pengalaman dan bekal untuk tugas-tugas di masa datang. "Laksanakan serah terima dengan baik dan teliti guna mendukung tugas Satgas baru," ujarnya.
Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap, Brigjen TNI Bangun Nawoko memimpin upacara pelepasan purna tugas Satgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411 Divif 2 Kostrad, dan Satgas Pamtas Yonif 406/Candra Kusuma yang telah selesai melaksanakan tugas pengamanan perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
Dalam amanatnya, Pangdam XVII/Cenderawasih yang dibacakan oleh Danrem 174/Anim Ti Waninggap, mengucapkan terimakasih banyak dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala dharma bhakti selama penugasan di wilayah perbatasan Papua.
Lanjutnya, hal ini patut disampaikan karena berdasarkan pengamatan dan laporan yang diterima bahwa satuan ini telah berhasil melaksanakan tugas di medan operasi sebagai Satgas Pamtas Indonesia-Papua Nugini periode 2019-2020.
"Ini dibuktikan oleh para prajurit yang telah membangun interaksi yang baik dengan masyarakat melalui implementasi budi pekerti luhur, sapta marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI untuk merebut simpati dan hati rakyat dalam mewujudkan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan demi menjaga keutuhan NKRI," terang Danrem.
(Baca juga: Warga Pontianak Berdesakan di Tengah Pandemi Demi Gas Elpiji )
Dikatakan Bangun Nawoko, tugas yang dilaksanakan dengan baik ini diharapkan dapat menjadi pengalaman dan bekal untuk tugas-tugas di masa datang. "Laksanakan serah terima dengan baik dan teliti guna mendukung tugas Satgas baru," ujarnya.
Lihat Juga :